Tunas Baru Tebar Dividen Rp131,9 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2021 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 278 2451357 tunas-baru-tebar-dividen-rp131-9-miliar-FtpOHf8Asw.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) yang diselenggaralan pada 30 Juli 2021 memutuskan untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2020 sebesar Rp 131,92 miliar. Dividen tunai yang dibagikan tersebut setara dengan Rp 25 per saham.

Selain membagikan dividen, perseroan menetapkan sebanyak Rp 500 juta dari raihan laba bersih tahun lalu untuk dana cadangan. Sementara sisa laba bersih setelah dikurangi dividen dan dana cadangan ditetapkan sebagai saldo laba. Perseroan juga telah menetapkan cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 9-11 Agustus 2021. Sedangkan cum dan ex dividen di pasar tunai pada 12-13 Agustus 2021. Pembayaran dividen dilakasanakan pada 2 September 2021.

Sebagai informasi, dividen tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (DPS) atau recording date pada tanggal 12 Agustus 2021 dan pemilik saham perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan tanggal 12 Agustus 2021. Tahun lalu, perseroan membukukan laba bersih sebanyak Rp 678,02 miliar atau naik 2,29% dari periode sama tahun 2019 sebesar Rp 662,82 miliar.

Baca Juga: Intip Cuan Emiten Rumah Sakit di Tengah Covid-19

Kenaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha menjadi Rp 10,86 triliun atau naik 27,32% dibandingkan periode sama pada tahun 2019 yang tercatat Rp 8,53 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut didukung melonjaknya penjualan olahan sawit dan turunannya kepada pihak ketiga, yakni sebanyak Rp 6,3 triliun, naik 17,54% dari tahun 2019 sebesar Rp 5,36 triliun. Penjualan kepada pihak berelasi juga bertumbuh hingga 43,53% menjadi Rp 4,55 triliun dari Rp 3,17 triliun.

Baca Juga: Pendapatan Naik, MAPI Cetak Laba Rp271 Miliar

Pada segmen ini penjualan yang melebihi 10% dari jumlah disumbang oleh PT Sungai Budi yaitu Rp 4,38 triliun atau setara dengan 40,33% dari total penjualan. Sedangkan untuk pihak ketiga, diisi oleh PT Pertamina dengan membeli sebanyak Rp Rp 2,70 triliun (24,86%) dan perusahaan asal Singapura yaitu Inter - United Enterprises Pte, Ltd berkontribusi 4,80% atau Rp 521,81 miliar.

Di sisi lain, Tunas Baru Lampung dikabarkan tengah menyiapkan rencana penerbitan surat utang global hingga USD 400 juta untuk membiayai kembali surat utang. Namun, pihaknya belum bisa mengungkapkan secara rinci jadwal penerbitan global bond tersebut. Berdasarkan prospektus, perseroan berniat membeli kembali global bond lama senilai USD 250 juta yang jatuh tempo 2023.

Selain itu, perseroan berencana melunasi obligasi berkelanjutan I senilai Rp 1,5 triliun yang jatuh tempo 2023 dan 2025. Perseroan menargetkan global bond teranyar memiliki jangka waktu lima tahun. Sementara, indikasi tingkat suku bunga terbaik bagi perseroan dalam rentang 6%-8%. Kepastian mengenai tingkat suku bunga akan ditentukan saat bookbuilding. Hal ini dengan menimbang tingkat suku bunga di pasar yang merupakan beban bunga yang bisa mendukung kegiatan operasional Tunas Baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini