Euforia Ekonomi Meroket 7,07%, IHSG Ditutup Perkasa ke 6.205

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2021 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 278 2451405 euforia-ekonomi-meroket-7-07-ihsg-ditutup-perkasa-ke-6-205-xfqlghdH6N.jpg IHSG Ditutup Menguat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini. IHSG kian perkasa di tengah pertumbuhan ekonomi 7,07% pada kuartal II-2021. Tercatat, sore ini, IHSG ditutup naik 46,38 poin atau 0,75 persen ke 6.205.

Pada penutupan perdagangan, Kamis (5/8/2021), terdapat 233 saham menguat, 281 saham melemah dan 143 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp18 triliun dari 29,6 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 9,54 poin atau 1,13 persen ke 853,00, indeks JII turun 1,80 poin atau 0,33 persen ke 541,74, indeks IDX30 naik 5,50 poin atau 1,23 persen ke 454,08, dan indeks MNC36 naik 4,57 poin atau 1,61 persen ke 287,91.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) naik Rp57 atau 33,73 persen ke Rp226, saham PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) naik Rp64 atau 25,00 persen ke Rp320, dan saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) naik Rp300 atau 24,79 persen ke Rp1.510.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT PAM Mineral Tbk (NICL) turun Rp12 atau 6,82 persen ke Rp164, saham PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) turun Rp16 atau 6,72 persen ke Rp222, dan saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) turun Rp8 atau 5,19 persen ke Rp146.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas Mino mengatakan, hari ini pergerakan IHSG akan dipengaruhi rilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal II-2021. Adapun data PDB memang menjadi hal yang cukup dinantikan oleh para investor.

“Memang untuk hari ini ada data yang cukup ditunggu oleh para investor yakni terkait data GDP di kuartal II. Dan untuk konsensus di market sendiri cukup optimis, yaitu untuk konsensusnya berdasarkan konsensus di Bloomberg itu berada di level 6,72% year on year (YoY) atau 2,69% month on month (MoM),” katanya dalam Market Opening IDX Channel.

Mino menilai, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2021 masih cukup aman dan sesuai ekspetasi. Namun, yang dikhawatirkan adalah pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2021. Di mana, memang pada bulan Juli pemerintah memberlakukan PPKM Level 4.

“Di kuartal III kan kita tahu bulan Juli itu full satu bulan diberlakukan PPKM Level 4. Di mana, ada pembatasan mobilitas penduduk dan tentunya ini berdampak pada aktivitas ekonomi juga. Nantinya, memang ini akan berdampak pada ekonomi di kuartal III,” ujar dia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini