Banyak WNA Pulang ke Negara Asal, Apartemen Sewa Alami Penurunan

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2021 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 470 2451356 banyak-wna-pulang-ke-negara-asal-apartemen-sewa-alami-penurunan-bghsrDFuvF.jpg Apartemen Sewa Menurun karena WNA Pulang ke Negara Asal. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Gelombang kedua Covid-19 di Indonesia memberikan dinamika bagi pergerakan pasar properti. Meskipun vaksinasi bergulir cukup intensif, namun kegiatan masyarakat masih dibayangi pembatasan karena diberlakukannya PPKM Level 4.

Terlihat jelas bahwa properti menjadi salah satu sektor yang terdampak walau tadinya mulai ada pemulihan setelah berbagai strategi telah dilakukan dalam setahun terakhir. Dengan masih adanya pelemahan di sektor properti, diharapkan kerjasama para pemangku kepentingan untuk mengungkit tuas transaksi dapat ditingkatkan.

Baca Juga: Cegah Covid-19, Disinfeksi Bisa Masuk ke Anggaran Perawatan Gedung

“Permintaan pasca-pandemi diperkirakan akan bertahap dalam jangka pendek, sangat tergantung pada tingkat keberhasilan vaksinasi serta implementasi turunan peraturan Omnibus Law terkait akses pekerja asing,” ujar Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip, dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021).

Adapun pada pasar apartemen sewa di semester I-2021 , total pasokan apartemen sewa pada periode ini tidak mengalami perubahan atau tetap sebanyak 8.978 unit. Di mana rerata tingkat penyewaan periode ini sebesar 59,9% atau melemah 3,4% dari semester sebelumnya.

Baca Juga: Orang Paling Banyak Cari Rumah di Jakarta Utara

“Penurunan tingkat penyewaan terjadi setelah repatriasi WNA/ TKA di awal tahun ini, namun secara bergelombang TKA kembali lagi ke negara asalnya karena pandemi yang meningkat sejak Juni,” ujarnya.

Permintaan terhadap program staycation dan longstay menjadi strategi mempertahankan tingkat hunian. Sebagian besar proyek masih menahan harga sewa dan belum ada perubahan.

Tercatat ada 1.670 unit future supply hingga tahun 2023, dengan mayoritas berlokasi di kawasan Central Business District (CBD). Diketahui ada 2 proyek dari future supply yang menunda masuk pasar pada tahun 2020 dan berencana akan masuk pasar pada akhir tahun ini.

Bahkan, ada 1 proyek lainnya yang akan masuk di tahun ini telah tertunda sejak tahun 2019. Selain menerapkan protokol kesehatan, beberapa apartemen sewa juga telah mengantongi sertifikat CHSE, sebagai kepastian kenyamanan dan keamanan bagi konsumen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini