Share

Sri Mulyani Cs Jaga Sistem Keuangan RI dan Pertahankan Momentum Pemulihan Ekonomi

Rina Anggraeni, Sindonews · Jum'at 06 Agustus 2021 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 06 320 2451769 sri-mulyani-cs-jaga-sistem-keuangan-ri-dan-pertahankan-momentum-pemulihan-ekonomi-EGO6s3ZSIT.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemulihan ekonomi Indonesia sudah semakin membaik. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan stabilitas sistem keuangan kuartal II-2021 berada dalam kondisi normal di tengah meningkatnya kembali kasus Covid-19 varian delta.

"Menteri Keuangan, Ketua Dewan Komisioner OJK, Gubenur BI, Ketua LPS menyepakati komitmen bersama dan penguatan sinergi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan terus mempertahankan momentum pemulihan ekonomi," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (6/8/2021).

Kata dia, perekonomian dunia,melanjutkan tren pemulihan terutama ditopang oleh Amerika Serikat (AS) dan China. Pada kuartal II-2021, perekonomian AS tumbuh 12% yoy, dipengaruhi oleh basis yang rendah (low-base effect) karena tahun lalu terjadi kontraksi 9,1%. Dengan ekonomi global yang pulih membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,07%.

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 7,07%, Sri Mulyani: Mesin Pertumbuhan Mulai Bergerak

"Serta kebijakan moneter dan sektor keuangan yang akomodatif telah emndorong pemulihan ekonomi nasional. 7,07 % yoy. Ini strategi pemulihan yang baik," katanya

Dia menambahkan pemulihan ekonomi ini juga ditopang oleh realisasi belanja negara yang tumbuh tinggi ini. Rinciannya terdiri dari komponen terutama belanja modal yang melonjak sangat tinggi yaitu 90% pada semester 1 dan belanja barang yang melonjak tinggi 79% pada semester 1.

Baca Juga: Sri Mulyani Berharap Ekonomi Kuartal III Tumbuh 3,7%-4%

"Ini juga ditopang oleh realisasi belanja negara yang tumbuh relatif tinggi yaitu 9,38% year-on-year pada semester 1 2021," tandasnya

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Senada yang sama Ketua OJK Wimboh Santoso mengatakan kondisi jasa keuangan masih dalam kondisi stabil dan kuat.

"Kondisi asa keuangan dalam stabil dan kinerja perbankan triwulan kedua meningkat dan industri keuangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini