Hore! Beli Rumah Bebas Pajak hingga Desember 2021

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 06 Agustus 2021 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 06 470 2451854 hore-beli-rumah-bebas-pajak-hingga-desember-2021-tokJ0rS3Fb.jpg Beli Rumah Bebas Pajak (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) properti sampai Desember 2021. Dengan begitu membeli rumah bebas pajak 100% ditanggung pemerintah (DTP). 

"PMK Nomor 21 Tahun 2021 yang sekarang itu memberikan fasilitas sampai Agustus, jadi sampai Agustus ini sudah pasti tercover, namun kita menyampaikan akan diperpanjang sampai Desember," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (5/8/2021).

Baca Juga: Beli Rumah Bebas Pajak, Ini Kriteria dan Syaratnya

 

Menurut Sri Mulyani, saat ini instrumen APBN terus bekerja keras untuk melindungi masyarakat dan menjaga keberlanjutan proses pemulihan ekonomi. Untuk pengendalian penyebaran varian Delta Covid-19 serta upaya mitigasi dampak sosial ekonomi dari PPKM Darurat, Pemerintah meningkatkan alokasi anggaran baik untuk penanganan kesehatan, perlindungan sosial, maupun dukungan pemulihan sektor usaha.

"Tambahan anggaran kesehatan diberikan untuk memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan, percepatan vaksinasi serta pembayaran insentif tenaga kesehatan," katanya.

Langkah-langkah antisipatif juga dilakukan dengan memperkuat 3T (testing, tracing, treatment). Masyarakat diharapkan dapat turut berperan serta dengan mendorong kedisplinan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas).

Untuk penguatan perlindungan sosial ditempuh melalui perluasan serta perpanjangan beberapa program bansos. Perpanjangan beberapa program dukungan dan insentif usaha juga dilakukan untuk menjaga tren pemulihan sektor usaha.

"Kebutuhan anggaran penguatan program penanganan Covid-19 tersebut dipenuhi melalui realokasi dan refocusing anggaran untuk menjaga agar defisit APBN tidak melampaui target yang ditetapkan sebelumnya," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini