Pelaku Usaha Sektor Pariwisata Harus Punya Sertifikasi CHSE, Ini Penjelasan dan Cara Daftarnya

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 455 2459897 pelaku-usaha-sektor-pariwisata-harus-punya-sertifikasi-chse-ini-penjelasan-dan-cara-daftarnya-T946XuZZuS.jpg Pelaku usaha pariwisata harus punya sertifikasi (Foto: Okezone)

JAKARTA – Para pelaku pariwisata harus memiliki sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety, and Environment) di era new normal. Hal ini ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif .

Lalu, apa itu sertifikat CHSE dan bagaimana mendaftarnya?

Baca Juga: Meraup Cuan dari Produksi Piring Pelepah Pinang

Sertifikasi CHSE merupakan proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain yang terkait, lingkungan masyarakat, serta destinasi pariwisata.

Adapun usaha wisata yang dimaksud seperti, perhotelan/homestay, restoran dan rumah makan, jasa transportasi wisata, toilet umum, tempat penjualan oleh-oleh, MICE (Meeting, Incentives, Conferencing, Exhibition), serta pusat informasi wisata.

Baca Juga: 4 Tips Membangun Bisnis Kue Artis

Sertifikasi ini untuk memberi jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk serta pelayanan yang diberikan sudah sesuai standar protokol CHSE.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan bahwa CHSE diharapkan bisa diterapkan secara totalitas sehingga ketika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selesai, maka aktivitas bisa langsung berjalan normal.

Dilansir dari media sosial resmi Pesona Indonesia @pesonaid_travel, protokol CHSE meliputi kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Dengan demikian bagi para pelaku usaha dibidang pariwisata yang belum memiliki sertifikat CHSE, dapat segera mendaftar di www.chse.kemenparekraf.go.id, kemudian mengunggah data-data pendukung seperti yang tercantum di situs.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini