Sri Mulyani Bocorkan Ada Vaksinasi Mandiri untuk Orang Mampu

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 24 Agustus 2021 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 320 2460508 sri-mulyani-bocorkan-ada-vaksinasi-mandiri-untuk-orang-mampu-QEPtfQgorS.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah berencana menjaga ketersediaan vaksin dan keterjangkauan harga vaksin pada tahun 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan akan menjalin kerjasama, baik secara bilateral maupun multilateral, dan mengupayakan produksi vaksin dalam negeri melalui dukungan kerjasama dengan berbagai pihak.

“Upaya percepatan vaksinasi dilakukan melalui pelaksanaan program vaksinasi yang dibiayai APBN, juga untuk tahun depan, ada skema vaksinasi mandiri pada kelompok masyarakat mampu,” kata Menkeu dalam video virtual, Selasa (24/8/2021).

Pemerintah juga akan melanjutkan peningkatan kualitas anggaran kesehatan yang diarahkan untuk mendorong dan mendukung reformasi sistem kesehatan dalam bentuk transformasi layanan primer melalui penguatan Puskesmas, penguatan fungsi promotif dan preventif (termasuk pengendalian penyakit dan imunisasi).

Baca Juga: Sri Mulyani Tegaskan Berbagai Beban Tak Ganggu Persepsi Investor

Kemudian, transformasi layanan rujukan juga dilakukan melalui peningkatan ketersediaan tempat tidur dan akreditasi Rumah Sakit, serta peningkatan layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kepulauan.

Baca Juga: Sri Mulyani Ringankan Beban Keluarga Miskin dengan Anggaran Rp427,5 Triliun

Transformasi ketahanan kesehatan dilakukan dalam bentuk peningkatan kemandirian farmasi dan alat kesehatan, serta penguatan ketahanan tanggap darurat. Selain itu, dilakukan juga peningkatan kualitas dan redistribusi tenaga kesehatan, serta pengembangan teknologi informasi dalam layanan kesehatan, seperti telemedicine dan digitalisasi layanan kesehatan.

“Langkah reformasi sistem kesehatan diharapkan anggaran kesehatan dapat memenuhi aspek ketersediaan, keterjangkauan, dan mutu,” bebernya.

Pemanfaatan anggaran kesehatan tahun 2022 diarahkan untuk program vaksinasi, penguatan 3T (testing, tracing, and treatment), klaim biaya perawatan pasien Covid-19, penyediaan obat, dan insentif tenaga kesehatan. Upaya akselerasi program vaksinasi juga akan menjadi fokus pemerintah untuk mewujudkan herd immunity.

“Sampai bulan Juni 2021, target vaksinasi sebanyak 1 juta dosis per hari telah tercapai, dan ini diharapkan akan terus meningkat. Pemerintah telah meminta agar seluruh pelibatan pemerintah daerah, personil TNI/Polri, dan bidan yang dikoordinasikan oleh BKKBN untuk mengakselerasi target vaksinasi,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini