Proyek Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral Rampung September

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 470 2462450 proyek-terowongan-silaturahmi-masjid-istiqlal-gereja-katedral-rampung-september-OokBvrHCtI.jpg Wapres Tinjau Terowongan Masjid Istiqlal-Gereja Katedral. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta direncanakan rampung dan selesai pada September ini.

Hal tersebut disampaikan Menteri Basuki saat meninjau pembangunan Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedal Jakarta bersama Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin pada Jumat, (27/8/2021).

“Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta telah dibangun sejak 15 Desember 2020 dan direncanakan selesai pada 20 September 2021,” ujar Basuki, Sabtu (28/8/2021)

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Pantau Pembangunan Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral

Sementara itu, Menteri Basuki menjelaskan sebelum dilakukan pembangunan terdapat tiga alternatif pembangunan lain.

“Ada tiga alternatif sebetulnya bisa jembatan penyeberangan, tapi kan terlalu curam, atau dengan yang lain, antara jembatan, terowongan, atau opsi lain. Setelah memperhitungkan faktor keamanan dan keselamatan, desain yang dipilih adalah terowongan bawah tanah. pilih terowongan yang lebih aman,” kata Basuki.

Baca Juga: Tinjau Terowongan Istiqlal-Katedral, Wapres: Ini Inspirasi Kerukunan Antarumat

Sementara itu, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyampaikan terwujudnya terowongan ini juga menjadi ikon baru toleransi antar umat beragama dan kebhinekaan di Indonesia.

"Terowongan ini punya makna yang dalam, bukan hanya sekadar lambang, tapi juga memberikan inspirasi terbangunnya kerukunan antarumat," kata Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.

Yang menarik, Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta juga berfungsi memudahkan akses jamaah kedua rumah ibadah untuk memenuhi kebutuhan ruang parkir tanpa mengganggu arus lalu lintas.

“Saya harap ini bisa memberikan inspirasi bagi seluruh bangsa Indonesia dan bahwa memang kerukunan harus kita bangun dan kita yakin dengan kerukunan antar umat beragama unsur utama dari kerukunan nasional, maka kerukunan nasional kita persatuan Indonesia dapat kita jaga dan dipertahankan," kata Wapres.

Sebagai informasi, pembangunan terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta dibangun dengan panjang tunnel 28,3 meter, tinggi 3 meter, lebar 4,1 meter dengan total luas terowongan area tunnel 136 meter persegi serta total luas shelter dan tunnel 226 meter persegi dengan biaya anggaran Rp37,3 miliar (APBN TA 2020-2021). 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini