Utang Pemerintah Bengkak Lagi Tembus Rp6.570 Triliun, Sri Mulyani: Karena Covid-19

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 04:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 320 2464025 utang-pemerintah-bengkak-lagi-tembus-rp6-570-triliun-sri-mulyani-karena-covid-19-QbKg1U1GlG.jpg Sri Mulyani soal Utang (Foto: Dok Kemenkeu)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani buka-bukaan soal kenaikan utang pemerintah saat ini. Utang pemerintah naik dikarenakan pandemi Covid-19 yang di mana penanganan Covid-19 membutuhkan dana besar.

"Memang utang meningkat karena Covid-19," kata Sri Mulyani dalam video virtual dikutip.

Sekadar informasi, Kementerian Keuangan mencatat total utang pemerintah mencapai Rp6.570 triliun per Juli 2021. Total utang ini kembali naik dari posisi akhir bulan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp6.554,56 triliun.

Dalam laporan APBN Kinerja dan Fakta (KITA) edisi Agustus 2021, rasio utang pemerintah itu tercatat sebesar 40,51 persen terhadap PDB Indonesia. Lebih rendah dari akhir bulan sebelumnya 41,35 persen.

Sri Mulyani menambahkan, pandemi Covid-19 masih menjadi faktor yang sangat menentukan kondisi perekonomian Indonesia tahun 2021-2022. Untuk itu, vaksinasi terus diakselerasi sebagai salah satu upaya mencapai herd immunity agar aktivitas ekonomi pulih.

“(Vaksinasi) Indonesia sudah di 96,5 juta (dosis). Menurut Menkes nanti akan diupayakan dalam minggu ini akan mencapai menembus di atas 100 juta sehingga kita mungkin akan masuk dalam negara yang di atas 100 juta vaksinasinya,” katanya.

Baca Selengkapnya: Sri Mulyani Akui Utang Pemerintah Bengkak karena Covid-19

(dni)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini