Share

IHSG Diprediksi Menguat di Awal Pekan, Berikut Saham-Saham yang Dicermati

Aditya Pratama, iNews · Senin 06 September 2021 07:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 278 2466659 ihsg-diprediksi-menguat-di-awal-pekan-berikut-saham-saham-yang-dicermati-lWAuv8tHY4.jpg IHSG Diprediksi Menguat (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.099-6.144.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, IHSG bergerak kuat pada level support MA200 hingga MA50 secara teknikal dengan beberapa kali tertahan dan bergerak cenderung terkonsolidasi. Signal yang diberikan masih dalam keadaan trend positif selama berada diatas MA200 yakni dilevel kisaran 6.042 saat ini.

Pergerakan selanjutnya berpotensi uji resistance fractal dikisaran level 6169 setelah mengkonfirmasi kuat kembali diatas level MA50.

Baca Juga: 5 Fakta IHSG Sepekan Menguat, Kapitalisasi BEI Tembus Rp7.374 Triliun

"Indikator stochastic dan RSI bergerak menjenuh pada area dekat overbought dan MACD yang bergerak flat pada area middle oscillator. Sehinga diperkirakan secara teknikal IHSG berpeluang kembali menguat namun terbatas dengan support resistance 6.099-6.144," ujar Lanjar dalam risetnya, Senin (6/9/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati diantaranya; ADRO, AGII, ANTM, BBRI, BRPT, HRUM, LSIP, TPIA.

Baca Juga: Harga Batu Bara Naik, Saham Apa yang Bikin Cuan?

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 48,69 poin atau 0,80% ke level 6.126 menjelang akhir pekan dengan pergerakan yang optimis sejak awal sesi perdagangan. Saham-saham berkapitalisasi besar terlihat menjadi leader penguatan IHSG dimana ARTO (+4.3%), BBRI (+1.6%), BBCA (+0.9%), ASII (+1.9%) dan UNTR (+5.2%) naik cukup optimis hingga akhir sesi perdagangan. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp208,90 miliar dengan saham TLKM, UNTR, PTBA, BBCA dan ADRO yang menjadi top net buy value.

Leader:

ARTO, BBBI, BBCA, ASII, UNTR

Laggard:

DCII, POLL, TPIA, BDMN, CASA

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi mendapat dorongan positif dari Jepang setelah sebelumnya mampu mendorong indeks topix kelevel tertinggi tiga dekade terakhir ditengah harapan manajemen pandemi yang lebih baik dan lebih banyak stimulus oleh penerus perdana menteri Yoshihide Suga.

Investor akan menimbang dampak dari pertumbuhan data pekerja yang lebih lambat dari perkiraan pada prospek stimulus The Fed. Hal tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan the Fed dari langkah untuk mengurangi pembelian aset pada pertemuan dibulan September. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi membuka perdagangan awal pekan dengan menguat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini