Bisnis Lesu, Sentra Food Indonesia (FOOD) PHK Karyawan Anak Usaha

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 278 2470986 bisnis-lesu-sentra-food-indonesia-food-phk-karyawan-anak-usaha-LDmqvhh8oq.jpg Bisnis Sentra Food Terdampak Pandemi sehingga Harus Melakukan Efisiensi. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) melakukan efisiensi karyawan di entitas anak usaha, PT Kemang Food Industries (KFI) atau Kemfood hingga 33,5%. Hal ini dilakukan perseroan di semua bidang dan menekan pengeluaran biaya.

Corporate Secretary Sentra Food Indonesia, Karina Larasati Putri mengatakan, dikarenakan kondisi pasar yang turun sangat drastis akibat pandemi, penjualan dan produksi yang turun secara signifikan hampir 50% dan kondisi KFI yang telah mencoba bertahan lebih dari 1,5 tahun namun kondisi tak kunjung membaik, pada semester II tahun ini KFI dengan berat hati terpaksa melakukan pengurangan biaya dan efisiensi aspek ketenagakerjaan secara signifikan.

Baca Juga: Emiten Pertama di 2019, Saham Sentra Food Melonjak 68,8%

"Terkait dengan itu, terhitung sejak bulan Agustus 2021 ini KFI telah mengurangi sekitar 117 orang pekerja termasuk perumahan sekitar 16,9% pekerja dan mengurangi 16,6% pekerja kontrak dengan total 33,5% pekerja guna menghindari pemutusan hubungan kerja massal dan menyelamatkan 292 orang lainnya yang merupakan mayoritas bekerja di KFI," ujar Karina dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: Melantai Hari Ini, Sentra Food Indonesia Jadi Emiten Pertama di 2019

Karina menambahkan, pemilihan karyawan yang dirumahkan dasarkan pada evaluasi kinerja serta kebutuhan sistem dan fungsi kerja di KFI, sehingga walaupun terjadi pengurangan tenaga kerja, KFI tetap dapat beroperasi dengan baik dan mendukung kebutuhan para konsumen KFI.

"Langkah dan kebijakan efisiensi di KFI ini, walau tidak disetujui oleh Serikat Pekerja KFI, adalah langkah yang tak dapat dihindari oleh KFI setelah berusaha bertahan lebih dari 1,5 tahun dan telah disetujui oleh mayoritas karyawan KFI, dan oleh karena kebijakan ini telah dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata dia.

Dampak kebijakan efisiensi tenaga kerja di entitas anak Perseroan yaitu KFI telah diperkirakan dan dirancang sedemikian rupa sehingga tidak berpengaruh terhadap kegiatan operasional Perseroan maupun KFI, KFI maupun Perseroan akan melaksanakan kegiatan operasional sehari-hari seperti biasa.

"Kebijakan efisiensi tenaga kerja di KFI, walau diperkirakan masih akan memberi dampak kerugian di buku KFI atau laporan keuangan konsolidasian Perseroan hingga akhir tahun 2021 ini, namun akan memberi dampak penghematan yang signifikan lebih dari Rp500 juta per bulan sehingga dapat membantu memperbaiki kondisi keuangan perseroan dan KFI," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini