Tenang! RI Punya Stok 41 Juta Dosis Vaksin

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 09:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 320 2470928 tenang-ri-punya-stok-41-juta-dosis-vaksin-Denzph5bmp.jpg Stok vaksin covid-19 di Indonesia (Foto: Freepik)

JAKARTA - Indonesia memiliki 41 juta dosis vaksin yang belum disuntikan. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan stok vaksin tersebut tersebar di berapa provinsi dan kabupaten.

“Dalam kaitannya dengan vaksinasi, data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan ada 41 juta dosis vaksin yang saat ini ada pada stok Provinsi dan Kabupaten atau Kota yang belum disuntikkan,” kata Menteri Luhut melalui konferensi virtual, Senin (13/9/2021) malam.

Baca Juga: Pegadaian Telah Memvaksin 16 Ribu Keluarga Karyawan dan Masyarakat

Luhut menyayangkan hal tersebut mengingat animo masyarakat sangat tinggi untuk vaksinasi di masa pandemi.

“Masih banyak juga yang belum disuntikan, atau yang belum dapat vaksin oleh karena itu, sebagai salah satu proses transisi untuk hidup bersama covid-19, telah diputuskan untuk memasukkan indikator cakupan vaksinasi,” tambahnya.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Kebanyakan Disuntikkan di Negara-Negara Berpenghasilan Tinggi

Luhut menyampaikan cakupan vaksinasi dosis 1 harus mencapai 50% dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 40%, sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level 3 ke level 2.

“Cakupan vaksinasi dosis 1 harus mencapai 70% dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 60% sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level 2 ke level 1.Untuk kota-kota yang saat ini berada pada level 2, akan diberikan waktu selama 2 minggu untuk dapat mengejar target,” terangnya.

Dirinya mengaku jika wilayah tersebut tidak bisa menambah cakupan vaksinasimua maka akan dinaikkan statusnya ke level 3.

“Pencapaian target cakupan vaksinasi yang disebutkan diatas sangat penting mengingat vaksin sudah terbukti melindungi kita. Oleh karena itu, target vaksinasi yang tinggi sebegai salah satu kunci utama dalam fase Hidup Bersama Covid,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini