Pekerja Disuntik Vaksin Covid-19 Dapat Bonus Rp14,2 Juta

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 320 2470954 pekerja-disuntik-vaksin-covid-19-dapat-bonus-rp14-2-juta-2yb9EnejoM.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pekerja yang mau divaksin Covid-19 akan mendapatkan bonus USD1.000 atau setara Rp14,2 juta. Sebab, fenomena tidak mau divaksin tidak hanya terjadi di Indonesia bahkan di berbagai dunia.

Hal ini dilakukan oleh perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Whirlpool yang akan memberi bonus Rp14,2 juta ke karyawan agar mau divaksin Covid-19.

“Whirlpool menawarkan insentif bagi pekerja yang mau divaksin menjadi USD1.000.” demikian dikutip dari CNN, Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Juru bicara perusahaan Whirlpool Chad Parks mengatakan bonus yang diberikan kepada pekerja yang mau divaksin akan berlaku untuk pekerja yang sebelumnya divaksinasi serta yang baru divaksinasi. Namun, Chad tidak memberitahukan berapa banyak insentif yang diberikan sebelumnya.

"Kesehatan dan keselamatan karyawan tetap menjadi prioritas utama. Sepanjang pandemi ini, mereka telah bekerja tanpa lelah untuk melayani konsumen, yang semakin bergantung pada produk Whirlpool untuk membersihkan, memasak, dan menyediakan penyimpanan makanan dan obat-obatan yang layak di rumah mereka, dan pekerja pun memastikan dapat mengirimkannya," katanya.

Tidak hanya Whirlpool, perusahaan lainnya juga telah melakukan hal yang sama yakni Vanguard, perusahaan investasi ini memberikan bonus bagi pekerja yang mau divaksin. Bonus yang diberikan Vanguard sebesar USD1.000 berlaku kepada sekitar 16.500 pekerja yang menunjukkan bukti vaksinasi per 1 Oktober.

Sejumlah perusahaan lain juga telah menawarkan insentif agar pekerja mau divaksinasi. Seperti Kroger akan memberikan bonus vaksinasi USD100, sementara Bolthouse Farms menawarkan bonus USD500 bagi pekerja yang mau disuntik vaksin covid-19.

Sekadar informasi, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden membuat aturan yang mengharuskan perusahaan besar untuk memastikan seluruh tenaga kerjanya telah disuntik vaksin Covid-19. Perusahaan yang tidak mematuhi akan dikenakan denda hingga USD14.000 per pelanggaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini