Beri Bantuan Rp8 Miliar ke Pelaku Ekraf, Sandiaga: Buka Lapangan Kerja Seluas-luasnya

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Rabu 15 September 2021 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 320 2471512 beri-bantuan-rp8-miliar-ke-pelaku-ekraf-sandiaga-buka-lapangan-kerja-seluas-luasnya-o0VGa3b2pk.jpeg Menparekraf Sandiaga Uno beri insentif ke pelau Ekraf (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA - Pemerintah memberikan Bantuan Insentif Pemerintah Jaring Pengaman Usaha (BIP JPU) tahun 2021 sebesar Rp8 miliar kepada 800 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang bergerak di bidang kuliner, kriya, dan fesyen.

Baca Juga: Sandiaga Ungkap 2 Kunci Atasi Pandemi COVID-19 dan Bangkitkan Ekonomi Kreatif

“Bantuan ini kita formulasikan dan sudah ada sejak era BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif), tahun ini harapannya kita tingkatkan dan perluas, BIP JPU dapat menjadi pemicu kebangkitan dan perkembangan pelaku usaha parekraf yang terdampak pandemi serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melalui keterangan resmi yang diterima MNC Portal indonesia, Rabu (15/9/2021).

Disampaikan Sandiaga, COVID-19 telah menyebabkan berbagai perusahaan mengurangi pegawai sebesar 35% dan mengalami penurunan profit sebesar 80%. Dan pihaknya mengaku Kemenparekraf akan terus mendorong inovasi, adaptasi, dan kolaborasi untuk para kreator tersebut.

Baca Juga: Lewat Program Kata Kreatif, Sandiaga Optimis UMKM Lokal Naik Kelas

“Kami mendorong inovasi, adaptasi dan kolaborasi, hari ini BIP kita luncurkan dalam konsep bukan hanya thinking out of the box tapi juga thinking without the box. Kita ingin kebijakan stimulus ini bukan hanya kepada uangnya, tapi bertumpu kepada pendampingannya,” kata dia.

Program ini disebutkan bertujuan untuk memberi tambahan modal kerja dan investasi aktiva tetap, kepada pelaku usaha di sektor parekraf. Jenis BIP ini mencakup dua bagian, yaitu BIP Reguler dan BIP JPU.

Ditambahkan Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Hutomo mengtakan penberian bantuan modal kerja dan/atau aktiva tetap ini dapat memberikan dampak peningkatan asset, pendapatan, daya saing yang berkualitas sehingga berpengaruh terhadap eksistensi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Bantuan JPU ini Pagu Individunya adalah Rp10 juta, yang digunakan untuk operasional usaha sesuai RAB yang sudah disampaikan oleh masing-masing pendaftar.

“Operasional usaha artinya bisa juga untuk pembelian peralatan, yang pasti tidak boleh digunakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif atau tidak ada hubungan dengan usahanya. Nantinya penerima bantuan juga diwajibkan untuk membuat laporan pertanggungjawaban atas penggunaan dana bantuan yang diterima,” pungkas Fadjar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini