Erick Thohir Targetkan Pendapatan Pertamina Rp1.323 Triliun di 2024

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 15 September 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 320 2471763 erick-thohir-targetkan-pendapatan-pertamina-rp1-323-triliun-di-2024-as0M6jwRep.jpg Pendapatan Pertamina ditargekan capai Rp1.312 (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) ditargetkan meraup pendapatan USD93 miliar atau setara Rp1.323 triliun pada 2024. Sementara untuk profit perusahaan diproyeksi mencapai USD8 miliar atau Rp113 triliun. Sementara, Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) berada di level 21,5%.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut target itu usai pemegang saham dan manajemen membentuk 6 subholding yang ditandai dengan selesainya proses restrukturisasi melalui penandatanganan sejumlah dokumen legal (legal end-state) sejak awal September 2021 lalu.

Baca Juga: Punya 6 Subholding, Dirut Pertamina: Kita Terintegrasi dari Hulu ke Hilir

Adapun enam subholding yang diresmikan adalah Upstream, Refining dan Petrochemical, Commercial and Trading, Gas, Integrated Marine Logistics, dan Power and New Renewable Energy.

"Kita tarik jangka panjang nanti di 2024 revenue pertamina, ya tentu kita harus kerja keras ya, itu kurang lebih USD93 miliar dan EBITDA-nya 21,5, dan profitnya kurang lebih USD8 miliar," ujar Erick dalam wawancara dengan IDX Channel, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga: Valuasi Pertamina Ditarget USD100 Miliar, Erick Thohir: Buktikan pada Dunia

Saat ini, pemegang saham terus mendorong Pertamina untuk memperbaiki pola operasionalnya agar dapat mengejar target di 2024 atau setelah pandemi Covid-19.

"Jadi saya rasa valuasi yang disampaikan adalah sesuatu valuasi yang memang wajar, tetapi kita perlu kerja keras, dalam arti pada saat transisi yang terjadi pasca Covid," katanya.

Pertamina pun menargetkan nilai pasar enam subholding mencapai USD100 miliar atau setara Rp1,419 triliun, hingga Global Energy Champion pada tahun 2024.

Erick meyakini Indonesia memiliki perusahaan yang bisa mencapai valuasi di angka USD100 miliar. Hal itu bisa dilakukan bila langkah transformasi benar-benar dilakukan perseroan.

"Kita bisa, dan saya yakin legacy ini untuk kita semua. Saya memastikan transformasi akan tetap berjalan, karena ini bagian terpenting buat kita sebagai bangsa besar. Tidak mungkin kita akan terus menjadi bangsa besar kalau tidak ada ketahanan energi,” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini