5 Fakta Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Ekspor Tertinggi sejak 2011

Hafid Fuad, Jurnalis · Rabu 15 September 2021 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 320 2471787 5-fakta-neraca-perdagangan-indonesia-surplus-ekspor-tertinggi-sejak-2011-vae89i83Ct.jpg Neraca Perdagangan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia surplus USD4,74 miliar pada Agustus 2021.

Neraca perdagangan Indonesia surplus karena nilai eskpor lebih besar dari impor di Agustus 2021.

"Neraca perdagangan kita Indonesia Agustus 2021 mengalami surplus USD4,74 miliar. Kenapa surplus itu karena ekspor kita saya katakan tadi sebesar USD21,42 miliar," kata Kepala BPS Margo Yuwono melalui konferensi virtual, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Berikut fakta neraca perdagangan Indonesia surplus yang telah dirangkum Okezone:

1. Impor Capai USD16,68 Miliar

Untuk impor, nilainya mencapai USD16,68 miliar atau naik 10,35% dibandingkan Juli 2021 yang sebesar USD15,11 miliar.

Baca Juga: Naik 55,2%, Impor Indonesia USD16,6 Miliar pada Agustus 2021

Sedangkan jika dibandingkan dengan Agustus 2020 yang sebesar USD10,74 miliar mengalami kenaikan 55,26%.

2. Ekspor Tren Kenaikan

Menurutnya, kinerja ekspor tak lepas dari tren kenaikan harga impor maupun ekspor sejumlah komoditas yang masih berlanjut pada bulan lalu.

"Capaian impor surplus di bulan ini sangat bagus. Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia selama Januari – Agustus 2021 mengalami surplus dan ini mengarah kepada pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Baca Juga: BPS: Ekspor RI USD21,4 Miliar pada Agustus 2021, Meroket 64%

3. Ekspor Tertinggi sejak 2011

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa nilai ekspor pada Agustus 2021 sebesar USD21,42 miliar merupakan rekor tertinggi sejak Agustus 2011.

"Nilai ekspor Agustus ini merupakan rekor baru ekspor Indonesia. Sebelumnya ekspor tertingginya tercatat pada Agustus 2011, sebesar USD18,60 miliar," kata Kepala BPS Margo Yuwono saat menggelar konferensi pers secara virtual,

4. Peningkatan Volume

Dia menambahkan, tingginya ekspor yang terjadi pada Agustus 2021 dipengaruhi oleh peningkatan volume ekspor dan kenaikan harga komoditas secara internasional, di antaranya minyak sawit dan batubara.

"Dari sisi volume dan harga keduanya mengalami kenaikan. Kalau dilihat komoditas, yang naik itu adalah minyak sawit dan batubara yang harganya secara internasional mengalami peningkatan," tukas Margo.

5. Naik 20,95%

Nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2021 mencapai USD21,42 miliar atau naik 20,95% dibanding ekspor Juli 2021. Sedangkan, dibanding Agustus 2020 nilai ekspor naik 64,10%.

Ekspor nonmigas Agustus 2021 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu USD4,78 miliar, disusul Amerika Serikat USD2,25 miliar dan India USD1,72 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 42,98%.

Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar USD3,37 miliar dan 1,63 miliar dolar AS. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia periode Januari - Agustus 2021 mencapai USD142,01 miliar atau naik 37,77% dibanding periode yang sama pada 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini