Investor Pasar Modal Didominasi Milenial, Usia di Bawah 30 Tahun Cari Cuan

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 278 2472285 investor-pasar-modal-didominasi-milenial-usia-di-bawah-30-tahun-cari-cuan-z7bjivuwvN.jpg Jumlah investor pasar modal meningkat (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Generasi milenial mendominasi pertumbuhan investor saham. Hal ini menjadi angin segar bagi industri pasar modal di tengah pandemi Covid-19.

”Investor ritel terus menunjukkan antusias dengan jumlah 6,1 juta investor pada Agustus 2021 atau ada kenaikan 99% (yoy) yang didominasi oleh usia di bawah 30 tahun,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta.

Baca Juga: Cita-Cita Erick Thohir Pasar Modal Indonesia Jadi Terbesar di Asean

Dirinya menjelaskan, faktor pendorong adanya kenaikan investor yang mencapai 99% dengan mayoritas generasi muda tersebut karena sempitnya ruang belanja akibat pembatasan mobilitas. Ruang belanja yang sempit membuat masyarakat mengalihkan uangnya untuk berinvestasi di saham maupun instrumen lain di pasar modal.

“Kita tahu bahwa ruang belanja semakin sempit karena PPKM maka banyak yang mengalihkan uangnya dengan investasi di saham maupun instrumen lain di pasar modal,” jelasnya.

Baca Juga: BEI Targetkan 66 Pencatatan Efek Seluruh Instrumen hingga Akhir Tahun

Sementara dari sisi suplai, penghimpunan dana di pasar modal per 31 Agustus 2021 mencapai Rp257,9 triliun atau meningkat dari tahun lalu yang hanya Rp118 triliun dan terdiri dari 35 emiten baru yang melakukan IPO pada 2021.

“Capaian ini luar biasa dan masih ada di pipeline sampai beberapa bulan ke depan yang sudah tercatat 80 penawaran umum dan kini sedang dalam proses dengan total Rp40,79 triliun,” katanya.

Menurutnya, jumlah itu berpotensi bertambah sehingga dari sisi pembiayaan meski di perbankan tercatat tidak sesuai ekspektasi karena pengetatan mobilitas dan demand belum banyak namun rising fund melalui pasar modal tercatat luar biasa.

”Ini menandakan optimisme ke depan ada terutama investasi di sektor-sektor yang menjanjikan. Banyak sektor yang rising fund di pasar modal yang kaitannya dengan startup digital. Ini masih marak dan tentu ini bisnis yang besar ke depan,” jelasnya.

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor saham baru bertambah jadi 1 juta single investor identification (SID), sehingga total SID saham per 31 Agustus 2021 mencapai sekitar 2,7 juta SID saham. Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi pernah bilang, pencapaian tersebut mengukir rekor tertinggi sepanjang sejarah dan merupakan hasil sinergi serta kolaborasi yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan di pasar modal Indonesia.

Jumlah pertumbuhan investor saham baru meningkat pesat hanya dalam kurun waktu delapan bulan saja di tahun ini, yaitu meningkat hampir dua kali lipat dari pencapaian sebelumnya pada 2020 yang berjumlah 590.658 SID baru.

”Optimalisasi digital yang dimulai sejak tahun 2019 serta dimaksimalkan pada tahun 2020 kemarin, yang kemudian dilanjutkan dengan sinergi serta kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan pasar modal, telah menjadi kekuatan pengembangan investor pada tahun 2021 dan menjadi alasan utama bagi pesatnya peningkatan jumlah investor baru pada tahun ini," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini