Anak Usaha Dian Swastatika Sentosa Dapat Pinjaman Rp256 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 278 2472307 anak-usaha-dian-swastatika-sentosa-dapat-pinjaman-rp256-miliar-XXIUyRWqQi.jpg Anak usaha DSSA dapat pinjaman dana (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yakni PT Surya Kalimantan Sejati (SKS) meraih fasilitas pinjaman sebesar Rp256 miliar dari PT Bank Mega Tbk (MEGA).

”Fasilitas ini dijamin antara lain dengan aset entitas anak. Selain itu, fasilitas ini akan digunakan antara lain untuk mendukung modal kerja SKS,” kata Corporate Secretary Dian Swastatika Sentosa Susan Chandra.

Baca Juga: DSSA Dapatkan Fasilitas Pembiayaan Rp200 Miliar dari Mandiri

Disebutkan, perjanjian fasilitas pinjaman tersebut telah ditandatangani pada 14 September 2021. Fasilitas ini terdiri dari atas fasilitas kredit investasi dengan plafon sampai dengan sebesar Rp156 miliar untuk jangka waktu 96 bulan dan fasilitas kredit modal kerja dengan plafon sampai dengan sebesar Rp100 miliar untuk jangka waktu 120 bulan.

Perlu diketahui, fasilitas pinjaman tersebut menyebabkan rasio utang terhadap ekuitas Dian Swastatika Sentosa meningkat sekitar 1%. Sebelumnya, perseroan juga telah memperoleh fasilitas pinjaman senilai USD50 juta dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Fasilitas pinjaman berjangka waktu 12 bulan tersebut dijamin dengan aset perseroan. Adapun, penandatanganan pinjaman tersebut dilaksanakan pada 29 Juni 2021. Dian Swastatika akan memanfaatkan fasilitas pinjaman tersebut guna mendukung kegiatan operasional.

Disebutkan, fasiltias pinjaman ini berimbas terhadap peningkatan rasio utang terhadap ekuitas perseroan menjadi 2,8%. Di sisi lain, emiten energi ini telah menutup 3 entitas anak usaha yang dimiliki secara tidak langsung.

Aksi korporasi ini telah dilakukan perseroan pada 15 Juni 2021, dimana perseroan telah menerima surat pemberitahuan deregistrasi dari Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA)-Singapura terakait dengan permohonan perseroan atas penutupan entitas anak tidak langsung.

Adapun ketiga entitas anak yang ditutup adalah Newspring Coal Resources Pte. Ltd, Great Horizon Capital Pte. Ltd dan Great Horizon Consulting Pte. Ltd. Berdasarkan laporan tahunan 2020 perseroan, ketiga perusahaan tersebut merupakan anak usaha yang dimiliki melalui PT DSSE Energi Mas Utama.

Adapun PT DSSE Energi Mas Utama merupakan anak usaha perseroan yang sahamnya dimiliki sebanyak 99,99%. Penutupan entitas anak ini tidak memiliki dampak signfikan terhadap kondisi keuangan perseroan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini