Pak Jokowi, Peternak Minta Harga Pakan Turun Jadi Rp4.500/Kg

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 320 2472790 pak-jokowi-peternak-minta-harga-pakan-turun-jadi-rp4-500-kg-CV1z7xtNWb.jpg Jagung (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar Indonesia) Singgih Januratmoko mengaku harga pakan jagung masih tinggi di masa pandemi Covid-19.

PIhaknya telah meminta Presiden Jokowi untuk menginstruksikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk memberikan harga pakan jagung kepada peternak sebesar Rp4.500 per kilogram.

“Kita sebagai asosiasi peternak sangat berterimakasih kepada Presiden yang telah merespon yang telah merespon secara cepat dalam permasalahan pengunggasan baik ayam boiler maupun petelur dan tentunya akan membantu kami,” kata Singgih dalam program Market Review IDX Channel, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Harga Pakan Jagung bagi Peternak Bisa Turun Jadi Rp4.500?

Dikatakan oleh Singgih harga jagung saat ini sangat mahal berkisar Rp6.000 – 6.200. Ia pun berharap ke depan dengan hasil pertemuan kemarin bapak presiden Jokowi bisa menurunkan harga jagung tersebut.

Baca Juga: Peternak Minta Impor Jagung, Ini Alasannya

“Ya kami berharap besok bisa turun setelah pak Jokowi bertemu dan berkisar diangka 4500 per kilo kan itu tinggi kalau dikisaran 6000 an. Kami diberi waktu oleh pak Jokowi agar pihaknya kepada kementan untuk merumuskan solusi dan cara agar bisa menurun dan kementerian siap untuk membantunya,” ujarnya.

Dengan demikian Pegernak bisa menerima harga jagung dengan wajar dan berbagai kementerian dibantu Presiden bisa menurunkan sekitar Rp1.200 menjdai 4500.

“Tak hanya itu, selain harga jagung harga ayam dan telur yang jatuh dan kami minta pemerintah bisa menyerap ayam dan telur dengan berbagai program pokok atau bantuan dari pemerintah dan harga pakan juga bisa turun lagi,” tambahnya.

Meski demikian pihaknya menyebut untuk bantuan sosial di tahun 2021 untuk bansos tunai lebih sehingga ayam dan telur tidak masuk kedalam bantuan bahan pokok.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini