Diskon Pajak Mobil 100% Diperpanjang, Menperin: Dampaknya Luar Biasa bagi Ekonomi

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 320 2473057 diskon-pajak-mobil-100-diperpanjang-menperin-dampaknya-luar-biasa-bagi-ekonomi-yAUeXuw2Ah.jpg Diskon pajak barang mewah diperpanjang (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memperpanjang diskon Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah 100% (PPnBM DTP) sampai akhir tahun 2021. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, kebijakan tersebut efektif dalam mendongkrak utilitasi industri otomotif nasional menghadapi penurunan selama pandemi covid 19.

“Kami bersyukur bahwa usulan kami untuk memperpanjang masa pemberian stimulus PPnBM DTP bisa diakomodasi oleh Menteri Keuangan. Data sudah berbicara dengan terang benderang bahwa stimulus ini memiliki impact luar biasa bagi perekonomian,” ujar Menperin pada keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Resmi! Sri Mulyani Perpanjang Diskon PPnBM 100% hingga Akhir Tahun

Menperin menyebutkan pertumbuhan sektor manufaktur pada triwulan II kemarin didorong oleh kencangnya pertumbuhan industri otomotif yang mencapai 45,7%. Selain itu, data penjualan kendaraan roda empat peserta PPnBM DTP di bawah 1.500 cc pada Januari-Agustus 2021 tercatat sebesar 175 ribu unit.

Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 51,0% secara year on year dibandingkan periode yang sama di tahun 2020.

Baca Juga: Menperin Ajukan Perpanjangan PPnBM 100% Mobil Baru ke Sri Mulyani

“Untuk mobil peserta PPnBM DTP di atas 1.500 cc, penjualannya pada Januari-Agustus 2021 sebesar 44.680 unit, atau meningkat 64,4% dibandingkan Januari-Agustus 2020,” sambung Menperin AGK.

Menperin berharap adanya kebijakan ini dapat mendorong Purchaseinh Manager,s Index (PMI) manufaktur Indonesia kembali ke jalur ekspansif atau berada di atas angka 50.

Menurutnya peningkatan penjualan mobil akibat pemberian diskon PPnBM juga berperan menciptakan multiplier effect yang cukup besar. Peningkatan pesanan kendaraan berdampak positif pada industri komponen yang menunjang industri otomotif.

Produsen kendaraan peserta PPnBM DTP juga melibatkan sekitar 319 perusahaan industri komponen tier 1, serta meningkatkan utilisasi dan kinerja industri komponen tier 2 dan 3 yang sebagian besar termasuk industri kecil dan menengah (IKM).

”Dengan industri yang ekspansif dan optimis menjalankan aktivitasnya, kami perkirakan pertumbuhan industri pada triwulan III-2021 bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menperin mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan terkait usulan perpanjangan stimulus PPnBM DTP untuk September hingga Desember 2021. Menperin mengusulkan perpanjangan PPnBM DTP sebesar 100% untuk mobil dengan isi silinder di bawah 1.500 cc, sebesar 50% untuk mobil dengan isi silinder 1.501-2.500 cc berpenggerak 4x2, dan 25% untuk mobil berkapasitas sama dan berpenggerak 4x4.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini