Ada 7 Negara Siap Investasi Baterai Listrik di Indonesia

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 320 2473071 ada-7-negara-siap-investasi-baterai-listrik-di-indonesia-OqivRE2Mr2.jpg Mobil Listrik (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ada enam hingga tujuh negara yang akan berinvestasi sektor baterai listrik di Indonesia. Hal ini disampaikan langsung Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia.

Bahlil mengaku hingga saat ini proses negosiasi masih berlangsung dengan Pemerintah Indonesia.

"Sejumlah investor yang siap berinvestasi itu berasal dari Eropa, China, dan satu negara di Asia Tenggara. Namun, hanya China yang sudah teken. Ini yang baru kita terima ada sekitar enam sampai tujuh negara yang akan investasi baterai ke Indonesia," kata Bahlil dalam video virtual, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Pabrik Baterai Mobil Listrik RI Ngolah dari Tambang Sendiri, Jadi Pertama di Dunia

 

Bahlil menjelaskan, untuk perusahaan asal China yang dimaksud adalah Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL).

"CATL sedang proses kalau bisa tahun ini juga groundbreakingnya bisa segera direaliasikan. Kerja dulu baik-baik dan akan kami sampaikan lagi," katanya.

Bahlil mengaku ingin mewujudkan yang berkualitas, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja dan Investasi juga harus merata di Jawa dan luar Jawa.

"Harus ada perpaduan pengusaha besar, kecil, dan UMKM. Asing dan pengusaha nasional. Presiden menginstruksikan harus mengurus pengusaha semuanya," katanya Bahlil.

Menurutnya, pihak Kementerian Investasi memastikan untuk produksi mobil listrik di Indonesia beroperasi paling lambat Mei 2022.

"Bulan Mei paling lambat, insya Allah 2021 sudah produksi. Jadi mobilnya sudah paten nanti kita akan produksi, bukan baru mau atau akan tapi kita sudah mulai," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini