7 Fakta Terkini BLT Subsidi Gaji, Pekerja Ini Tak Akan Dapat BSU Rp1 Juta

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 20 September 2021 05:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 320 2473142 7-fakta-terkini-blt-subsidi-gaji-pekerja-ini-tak-akan-dapat-bsu-rp1-juta-eXzPUvS5CH.jpg BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Cair (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pencairan BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Gaji (BSU) Rp1 juta dipercepat. Saat ini pencairan BLT subsidi gaji memasuki tahap 4 dan 5. Pencairan BLT subsidi gaji ditargetkan selesai paling cepat bulan ini dan paling lambat bulan Oktober 2021.

Tercatat, kini sudah sebanyak 4,6 juta pekerja dari target 8,7 juta pekerja yang mendapatkan BLT subsidi gaji.

Pencairan BLT subsidi gaji Rp1 juta ke 4.611.816 pekerja atau buruh terdiri dari 2.301.976 ditransfer langsung ke pekerja yang memiliki rekening Himbara dan 2.309.840 yang dilakukan penyalurannya melalui pembukaan rekening kolektif oleh Pemerintah.

Perlu diingat, penerima BLT subsidi gaji harus sesuai dengan kriteria yang tercantum dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian BSU bagi Pekerja atau Buruh dalam Penanganan Dampak Covid-19.

Jika tidak sesuai kriteria, sudah dipastikan pekerja tidak akan mendapatkan BLT subsidi gaji Rp1 juta.

Berikut fakta-fakta menarik soal BLT subsidi gaji seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Senin (20/9/2021).

1. Proses Penyaluran dengan Pembukaan Rekening Kolektif

Proses penyaluran BLT subsidi gaji tahap 3 dan 5 dilakukan melalui skema pembukaan rekening kolektif (Burekol) bagi para pekerja/buruh penerima BSU yang belum memiliki rekening di salah satu Bank Himbara (Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI atau Bank BTN).

2. Menaker Minta Bank Himbara Jemput Bola

"Kami berharap kepada para Bank Himbara agar proses penyaluran BSU ini bisa rampung pada akhir bulan Oktober ini, maka dari itu untuk mempercepat penyalurannya Bank Himbara saat ini melakukan jemput bola terkait aktivasi pembukaan rekening," ujar Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, Jumat (17/9/2021).

3. Syarat Buka Rekening Himbara

Perusahaan/pemberi kerja dan tenaga kerja segera menyampaikan kelengkapan data untuk pembukaan rekening kolektif.

Data akan disampaikan disampaikan HRD perusahaan di menu Pelaporan Data Perusahaan pada laman resmi BPJamsostek (www.bpjsketenagakerjaan.go.id) atau melalu kantor cabang BPJamsostek setempat.

Adapun data yang diperlukan, yaitu:

- Nomor Induk Kependudukan (NIK)

- Nama Lengkap

- Tanggal Lahir

- Alamat Pemberi Kerja

- Nama Ibu Kandung

- Nomor Telepon Selular

- Alamat Email

4. Cek Penerima BLT Subsidi Gaji

 

Adapun cara pengecekan status penerima BLT subsidi gaji bisa dilakukan mulai dari melalui situs resmi Kemnaker yakni bsu.kemnaker.go.id dan BPJS Ketenagakerjaan.

5. Syarat Penerima BLT Subsidi Gaji

- Persyaratan yang dimaksud yaitu WNI dibuktikan dengan NIK.

- Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan, dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan Juni 2021.

- Pekerja/buruh yang berhak mendapatkan bantuan harus mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta. Dengan ketentuan, pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh. Sebagai contoh, Upah Minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp4.798.312,00 dibulatkan menjadi Rp4.800.000.

- Persyaratan lainnya, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan Pemerintah sebagaimana dalam Lampiran I Permenaker Nomor 16 Tahun 2021.

- BLT subsidi gaji tahun ini diutamakan untuk pekerja/buruh yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.

6. Pekerja yang Tak Layak Dapat BSU

Adapun pekerja yang tidak sesuai kriteria adalah WNA yang bekerja di Indonesia. Dan bagi pekerja yang tidak terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga juni 2021 juga tidak termasuk dalam kriteria penerima.

Kemudian, memiliki upah atau gaji lebih dari 3,5 juta atau melebihi UMP/UMK di wilayah tempat pekerja/buruh bekerja.

Tidak berada di wilayah PPKM level 3 dan 4 yang sesuai dengan Inmendagri 22/2021 dan 23/2021 (28 Provinsi dan 167 kab/kota).

Pekerja tidak masuk kriteria bila bekerja di sektor kesehatan dan pendidikan. Penerima BSU diutamakan pada sektor usaha seperti industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti & real estate, dan perdagangan dan jasa (kecuali kesehatan dan pendidikan).

7. Penyebab Pekerja Gagal Dapat BSU

Bagi pekerja atau buruh bisa melihat informasi pendaftaran pada laman https://bsu.kemnaker.go.id/

Apabila di laman tersebut terdapat notifikasi “TIDAK TERDAFTAR,” memiliki 2 kemungkinan.

- Pendaftar memang tidak memenuhi persyaratan sebagai penerima BSU sesuai dengan Permenaker Nomor 16 Tahun 2021.

- Pendaftar memenuhi persyaratan sesuai dengan Permenaker Nomor 16 Tahun 2021, namun data pendaftar belum masuk dalam tahapan penyerahan data calon penerima BSU dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

Jika pendaftar telah memenuhi persyaratan sesuai dengan Permenaker Nomor 16 Tahun 2021, bisa segera menghubungi contact center BPJS Ketenagakerjaan di: Website: bpjsketenagakerjaan.go.id. Telpon: 175. Whatsapp: 081380070175

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini