IHSG Sepekan Menguat 0,63%, Ini 4 Faktanya

Hafid Fuad, Jurnalis · Minggu 19 September 2021 06:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 278 2473412 ihsg-sepekan-menguat-0-63-ini-4-faktanya-BX2EKoqMU0.jpg Indeks Harga Saham Gabungan menguat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat (17/9) kembali berada di zona hijau. Secara keseluruhan, selama sepekan IHSG mengalami peningkatan sebesar 0,63 persen atau berada di level 6.133,246 dari posisi 6.094,873 pada penutupan pekan lalu. Berikut fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone terkait pergerakan IHSG sepekan;

1. Kapitalisasi Pasar Meningkat

Selama periode 13-17 September 2021 data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan tren positif. Nilai kapitalisasi pasar bursa meningkat sekitar Rp 117,7 triliun.

Baca Juga: 10 Top Gainers Pekan Ini, Saham TEBE Naik 94,72%

Berdasarkan data yang dikutip dari BEI, Sabtu (18/9), nilai kapitalisasi bursa mencapai Rp 7.487,290 triliun. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sekitar 1,6% dari nilai kapitalisasi pasar pekan lalu sebesar 7.369,549 triliun.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat (17/9) kembali berada di zona hijau dan secara keseluruhan selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 0,63% atau berada di level 6.133,246 dari posisi 6.094,873 pada penutupan pekan lalu.

Baca Juga: IHSG Sepekan Menguat 0,63% ke Level 6.133

2. Transaksi Harian Positif

Tanda positif juga tercermin pada rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) yang mencatatkan peningkatan tertinggi sebesar 13,4% menjadi Rp12,584 triliun dari Rp11,097 triliun pada pekan lalu. Sementara itu, data rata-rata volume transaksi harian bursa meningkat sebesar 6,21% menjadi 22,560 miliar saham dari 21,241 miliar saham pada pekan yang lalu.

Penurunan terjadi pada rata-rata frekuensi harian bursa sebesar 1,47% menjadi 1.357.562 transaksi dari 1.377.779 transaksi pada pekan sebelumnya.

Investor asing pada perdagangan akhir pekan masih mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp598,28 miliar dan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp25,074 triliun.

3. Pencatatan Obligasi

Pada Rabu (15/9), PT Global Mediacom Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Global Mediacom Tahap II Tahun 2021 serta Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Global Mediacom Tahap II Tahun 2021 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nominal obligasi sebesar Rp 700.000.000.000,00 dan sukuk sebesar Rp 300.000.000.000,00.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk obligasi ini adalah idA (Single A) dan idA(sy) (Single A Syariah) bagi sukuk. Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk.

4. Pasar Obligasi

Adapun total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 73 emisi dari 48 Perusahaan Tercatat senilai Rp 69,44 triliun. Total emisi obligasi serta sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 486 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 430,21 triliun dan USD 47,5 juta, diterbitkan oleh 127 Perusahaan Tercatat.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 156 seri dengan nilai nominal Rp 4.325,01 triliun dan USD 400,00 juta. Sedangkan Efek Beragun Aset (EBA) tercatat sebanyak 10 emisi senilai Rp 6,17 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini