Alasan Erick Thohir Beli Saham Klub Bola di Luar Negeri

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Sabtu 18 September 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 320 2473266 alasan-erick-thohir-beli-saham-klub-bola-di-luar-negeri-kpjjWQxDpH.jpg Alasan Menteri BUMN Erick Thohir beli saham klub bola (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir dikenal sebagai investor di industri olahraga luar negeri. Bersama pengusaha Anindya Bakrie, dia tengah mengakuisisi 51% saham Oxford United, klub sepak bola asal Inggris. Proses pembelian tinggal menunggu persetujuan English Football League (EFL).

Sebenarnya apa alasan Erick mengakuisisi saham sejumlah klub sepak bola mancanegara dibandingkan di Indonesia?

Baca Juga: Tegas! Erick Thohir: Tidak Ada Tempat bagi Terorisme di BUMN

Dia mengakui, ekosistem bisnis industri olahraga dalam negeri belum siap. Di sisi income atau pendapatan bisnis ini masih mengandalkan penjualan tiket dan sponsor. Sementara, sumber pendanaan untuk industri serupa di luar negeri cukup beragam.

Salah satunya berasal dari media massa. Tercatat, 55% media massa menyumbangkan income bagi industri olahraga luar negeri.

Baca Juga: Erick Thohir Akui Ada BUMN Terlena dengan Suntikan Uang Negara

"Kebanyakan dari industri olahraga itukan pemasukan terbesar itu dari media, kalau di Indonesia itu baru dari ticketing dan sponsor, nah ini yang membuat berbeda size-nya. Di luar negeri itu, pendapatan klub olahraga itu 55% dari media. Karena itu saya memberanikan diri lebih berinvestasi olahraga di luar," ujar Erick, Sabtu (18/9/2021).

Olahraga punya tempat tersendiri bagi lelaki kelahiran Jakarta itu. Menurutnya, jika media membuat mengedukasi masyarakat, maka olahraga punya nilai lain selain bisnis yakni kerja sama, team work, semangat bertarung (fighting spirit), dan unsur lainnya.

"Ini yang saya rasa di olahraga tidak kalah pentingnya untuk saya. Saya melihat itu tidak hanya bisnisnya, tapi ada value yang lainnya," tuturnya.

Erick memang tengah mengembangkan sayapnya bisnis olahraga di luar negeri. Tercatat, pada 2012 lalu dia mendominasi saham di D.C. United. Sebuah klub sepakbola profesional asal Amerika Serikat bermarkas di Washington, DC. Klub sepakbola ini kerap berkompetisi di Major League Soccer.

Mendominasi saham di klub ini membuat Erick Thohir menjadi pengusaha muda asal Indonesia yang terkenal di kalangan pebisnis Amerika Serikat. Ia adalah orang Asia pertama yang memiliki tim Basket NBA dengan cara membeli saham dari Philadelphia 76ers.

Tak main-main, Erick juga mengambil kesempatan berikutnya, dimana, dia mengambil alih saham Inter Milan pada 2013. Erick Thohir muncul sebagai pengusaha Indonesia yang berani membeli 70% saham klub kelas dunia itu. Karena langkah beraninya, didapuk menjadi presiden Klub Inter Milan sejak 15 November 2013. Ia menggantikan Moratti yang menjadi presiden klub selama lebih dari 18 tahun.

Klub olahraga lain yang diakuisisi Erick misalnya bola basket Amerika Serikat Philadelphia 76ers (NBA). Dia pun berharap, langkah itu bisa menjadi spirit bagi industri olahraga dalam negeri.

"Dan memang yang saya lakukan seperti itu dan saya berharap apa yang saya experience di luar negeri mulai saya tularkan, sama-sama lah semua, bagaimana kita bergotong royong membangun industri olahraga di Indonesia," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini