Pendapatan per Kapita RI Naik 5 Kali Lipat pada 2045

Antara, Jurnalis · Senin 20 September 2021 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 320 2474286 pendapatan-per-kapita-ri-naik-5-kali-lipat-pada-2045-ATjh0M6o5O.jpeg Pendapatan per Kapita RI akan naik 5 kali lipat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pendapatan per kapita Indonesia akan meningkat hingga lima kali lipat dalam 25 tahun ke depan. Pada 2020 pendapatan per kapita Indonesia turun menjadi sekitar USD3.900 per tahun setelah sempat melampaui USD4.000 AS karena pandemi COVID-19.

“Dari level sekarang USD3.900-an per tahun, semoga meningkat lagi menyentuh USD4.000. Lalu 25 tahun ke depan dari 2020, semoga bisa meningkat hingga lima kali lipat, kalau kita bekerja keras,” kata Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam temu wicara daring InFest Inkubasi 2021 yang dipantau di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga Sebut Surplus Perdagangan RI Melonjak karena Kebijakan Ekonomi Gas dan Rem

Menurutnya, sepanjang tahun 2000 sampai tahun 2020 pendapatan per kapita Indonesia meningkat luar biasa dari sekitar 700 dolar AS hingga melampaui USD4.000 pada 2020 lalu. Karena itu ia optimis peningkatan yang sama akan terjadi dalam 20 tahun ke depan.

“Tantangan tidak akan berkurang, tapi potensi negara kita yang sudah tampak dalam 20 tahun terakhir ini mesti disiapkan, termasuk sektor keuangannya,” kata Wamenkeu Suahasil.

Baca Juga:  Surplus Neraca Dagang Jadi Motor Penggerak Ekonomi RI

Ia mengatakan masyarakat usia muda harus turut bersama pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan. Peningkatan literasi keuangan pun dapat dilakukan bersamaan dengan penanganan penyebaran COVID-19.

Apalagi Indonesia telah terbukti mampu mampu menurunkan penularan COVID-19, meskipun mesti tetap berhati-hati karena virus COVID-19 belum hilang sama sekali.

“Maka kita perlu berhati-hati. Protokol kesehatan, vaksinasi, dan sektor kesehatan perlu tetap kita siapkan dan perkuat agar kita bisa hidup dengan virus yang nanti menjadi endemi ini,” ucap Wamenkeu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini