Miliarder Elon Musk Nekat Sindir Presiden AS Joe Biden, Ada Apa?

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Senin 20 September 2021 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 455 2474151 miliarder-elon-musk-nekat-sindir-presiden-as-joe-biden-ada-apa-q7ySWqXGqn.jpg Elon Musk sindir Joe Biden (Foto: Reuters)

JAKARTA - CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk nekat mengejek Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Sang Miliarder menyindir Biden yang terkesan mengabaikan suksesnya penerbangan luar angkasa.

Padahal penerbangan yang dioperasikan oleh Crew Dragon dan anggota Inspiration4, berhasil kembali ke bumi setelah tiga hari berada di luar angkasa.

Baca Juga: Mengikuti Elon Musk, Co-Founder Apple Bangun Perusahaan Penerbangan Antariksa

Hingga saat ini, Presiden AS itu belum berkomentar apa pun tentang suksesnya misi sang Miliarder. Sementara pejabat tinggi NASA maupun para pesaing SpaceX, telah memberikan selamat kepada Elon Musk.

Sebelumnya, satu dari 60 juta followers Musk di Twitter bertanya tentang pendapat Musk soal abainya Joe Biden.

Baca Juga: Elon Musk Cemooh Usaha Jeff Bezos Kembangkan Teknologi Keabadian

"Presiden Amerika Serikat bahkan menolak untuk mengakui 4 astronot Amerika terbaru yang membantu mengumpulkan ratusan juta dolar untuk St. Jude. Apa teori Anda tentang mengapa demikian?" tanya akun @rhensing itu, Minggu (19/9/2021).

Menjawab unggahan itu dengan sarkas, Musk berkomentar bahwa presiden masih tertidur.

"Dia masih tidur," cuitnya dalam kolom balasan di Twitter, Senin (20/9/2021) dini hari.

Musk baru-baru ini mengatakan dia memilih untuk menjauh dari politik. Namun, sindiran terhadap Joe Biden yang juga mengandung ejekan dari Trump itu menyangkal rasa frustrasinya terhadap Gedung Putih.

Sebelumnya, mantan Presiden Donald Trump selama kampanye 2020-nya sering menghina kandidat Biden saat itu dengan memanggilnya ”Sleepy Joe” (Joe yang mengantuk).

Sementara itu, salah satu tujuan penerbangan Crew Dragon adalah untuk mengumpulkan USD200 juta (Rp2,8 triliun) untuk Rumah Sakit Penelitian Anak St. Jude. Setelah berhasil mengumpulkan dana sebesar USD160,2 juta pada Sabtu lalu, Musk berjanji untuk menyumbang USD50 juta (Rp712,5 miliar) secara pribadi.

Pejabat tinggi NASA, Bill Nelson, telah memberi selamat kepada Musk dan SpaceX atas misi Inspiration4. Pesaing SpaceX juga mengakuinya, dengan pujian dari perusahaan Boeing, Lockheed Martin, Blue Origin, dan rekan sekaligus saingan Musk, Jeff Bezos yang merupakan orang terkaya di dunia.

Pujian ini menandakan suksesnya penerbangan privat luar angkasa pertama dengan kru nonprofesional yang melibatkan pilot wanita kulit hitam, astronot termuda, dan orang pertama yang terbang menggunakan kaki palsu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini