Mahaka Radio (MARI) Tekan Kerugian 57% Jadi Rp5,5 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Selasa 21 September 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 278 2474602 mahaka-radio-mari-tekan-kerugian-57-jadi-rp5-5-miliar-HBuclwkMOU.jpeg Mahaka Radio Tekan Kerugian (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Terpukul akibat dampak pandemi Covid-19 membawa performance kinerja keuangan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) negatif. Dalam laporan keuangan disebutkan, perseroan membukukan rugi komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di semester pertama 2021 sebesar Rp5,57 miliar atau turun 57,46% dibandingkan priode yang sama tahun lalu rugi mencapai Rp13,09 miliar.

Sementara itu, jumlah rugi tahun berjalan perseroan dari Rp14,95 miliar pada semester I/2020 menjadi Rp8,52 miliar pada semester I/2021. Pada paruh awal tahun 2021, perseroan mampu mengurangi beban umum dan administrasi dari Rp49,40 miliar pada paruh pertama tahun sebelumnya menjadi Rp34,01 miliar. Di sisi lain, pendapatan bersih MARI dilaporkan menurun sebesar 12,75%, dari Rp36,92 miliar pada semester I/2020 menjadi Rp32,21 miliar di semester I/2021. Adapun pendapatan perseroan berasal dari iklan radio yang terdiri dari program, spot dan adlibs.

Baca Juga: Incar Penjualan Rp3 Triliun, Produsen Otomotif Ini Naik Produksi hingga 38%

Pendapatan iklan program perseroan yang berkontribusi paling banyak mengalami peningkatan dari semester I/2020 diikuti peningkatan iklan spot. MARI menghasilkan iklan program sebanyak Rp38,53 miliar pada semester I/2021, yang naik dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak Rp32,10 miliar. Pendapatan iklan spot naik dari Rp12,996 miliar menjadi Rp13,58 miliar. Sedangkan untuk pendapatan iklan adlibis turun dari Rp8,45 miliar pada semester I/2020 menjadi Rp5,11 miliar di semester I’2021.

Penurunan juga terjadi pada pendapatan event off-air dari Rp2,03 miliar menjadi Rp906,25 juta. Begitu halnya dengan pendapatan lain-lain dari Rp4,70 miliar turun menjadi Rp3,977 miliar. Dengan demikian jumlah pendapatan menjadi Rp62,10 miliar lalu dikurang dengan potongan pendapatan sebesar Rp29,88 miliar sehingga menghasilkan jumlah pendapatan bersih sebesar Rp32,21 miliar.

Baca Juga: Jaya Ancol (PJAA) Dapat Pinjaman Rp900 Miiar

Jumlah aset perseroan pada semester I/2021 tercatat sebanyak Rp305,33 miliar yang turun dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp317,12 miliar, dengan jumlah ekuitas dan jumlah liabilitas yang sama-sama turun dengan masing-masing sebanyak Rp188,08 miliar dan Rp117,25 miliar.

Perseroan sendiri dalam pengembangan bisnisnya mengungkapkan, telah mendapatkan komitmen dari empat perusahaan modal ventura (venture capital /VC). Masuknya modal ventura ini membuat kepemilikan saham Mahaka Radio di Noice turun menjadi 61% saham. Saat ini, kepemilikan perusahaan yang menaungi Gen Fm, Jak Fm, Hot Fm, Kis Fm, Mustang Fm, Prambors, Delta FM, Female Radio, dan Most Radio ini masih mencapai 75%. Sedangkan 25% sisanya merupakan porsi Kinesys dan Alpha JWC.

Bergabungnya beberapa VC besar ke dalam pengembangan Noice diperkirakan menjadi penyabab utama lonjakan harga saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kenaikan harga tersebut juga mendorong BEI menghentikan sementara perdagangan saham MARI pada 12 Maret 2021 baik di pasar reguler maupun pasar tunai.

Tahun ini, MARI menargetkan ada 1,8 juta pengguna Noice. Jumlah ini melesat empat kali lipat dibanding pengguna Noice per Desember 2020 yang sebanyak 450.000 pengguna. Dari target tersebut, satu juta diantaranya ditargetkan menjadi pengguna aktif atau active user.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini