IHSG Rebound di Tengah Krisis Evergrande

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 278 2475073 ihsg-rebound-di-tengah-krisis-evergrande-bMxfuEtntB.jpg IHSG Rebound (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu rebound pada perdagangan hari ini. IHSG menguat di tengah sentimen potensi gagal bayar perusahaan properti China Evergrande yang hampir menekan seluruh bursa di dunia.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie W Prasetio mengatakan, dengan IHSG yang ditutup melemah kemarin, indikasi market di Indonesia justru semakin semangat.

"Kemudian kalau dilihat dari segi keuangan potensi gagal bayar Evergrande ini risikonya relatif minimal untuk Indonesia, karena sektor keuangan kita tidak banyak investasi di luar negeri," ujar Frankie dalam Power Breakfast IDX Channel, Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Namun secara sentimen, kata Frankie, Evergrande merupakan salah satu partner terbesar Indonesia, maka kalau sampai Evergrande terjadi rebound, dampak ekonomi bagi Indonesia, China bahkan dunia itu akan besar dan bagi ekspor ditakutkan harga komoditas mengalami penurunan.

"Dengan nilai utang Rp4.300 triliun sebenarnya lebih dari setengah IHSG ya jadi of course itu harga yang sangat besar, berkaca dari 2 tahun lalu China Lehman Brothers harusnya mereka akan bisa melakukan tindakan yang lebih tepat jadi tidak menimbulkan penyebaran ke mana-mana," katanya.

Untuk prospek properti di Indonesia sendiri menurut Frankie tidak terlalu berpengaruh karena berbeda profilenya. "Kalau di Indonesia properti saat harga komoditas naik justru bagus karena kalau harga komoditas naik kan cycle nah abis itu properti, sekarang banyak properti yang buyback jadi kita optimis," katanya.

Investor juga menantikan hasil pertemuan The Fed, menurutnya kalau sekarang konsennya tapering, dampak ini seharusnya tidak seburuk tahun 2013, sebab asing cenderung keluar dari emerging market, domestik itu jadi penunjang indeks.

"Jadi saya kira pasar modal di Indonesia masih seksi ya, bluechip atau teknologi masih banyak industri lokal yang main, sebenarnya kita masih punya potensi yang besar," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini