Industri Radio Bisa Bersaing di Era Digital? Ini Kata Bos MARI

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 278 2475084 industri-radio-bisa-bersaing-di-era-digital-ini-kata-bos-mari-6AVt27JwzH.jpg Industri Radio (Foto: Freepik)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 memaksakan hampir seluruh industri beralih ke digital, termasuk industri radio.

Industri radio dituntut melakukan transformasi digital. Bahkan platform radio saat ini yang sudah bermigrasi digital bergantung dengan akses internet seperti Podcast.

Presiden Direktur PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) Adrian Syarkawi mengatakan, sebenarnya sebelum pandemi digitalisasi radio sudah terjadi. Hanya saja pandemi menyebabkan mau tidak mau proses peralihan digital harus dipercepat dan ada perubahan pola pendengar.

"Karena ada pergeseran pola biasanya orang dengerin radio pagi di mobil, sekarang orang dengarkan radio di rumah. Berdasarkan dari data Newton kenaikannya (pendengar radio) cukup signifikan," katanya dalam Power Breakfast IDX Channel, Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga: Kekuatan Radio Hadapi Tantangan Era Televisi hingga Internet

 

Perubahan digitalisasi radio dipercepat lagi dengan adanya pandemi, dengan jumlah orang mendengarkan radio itu masih tinggi, menurut Adrian, pola pendengarnya saja yang berubah.

"Industri radio saat ini banyak perubahan yang terjadi karena ada dua hal yang menyebabkan terjadinya perubahan. Satu pasti adanya pandemi sehingga pola pendengar radio itu ada perubahan, kedua adalah digital," katanya.

Dengan digitalisasi, coverage atau cakupan radio menjadi lebih luas. Menurut Adrian ini adalah kesempatan bagus namun harus didukung dengan inovasi.

"Ini adalah opportunity tapi dituntut inovasi karena yang tadinya hanya area lokal menjadi harus mencakup lebih luas. Tantangannya adalah jangan jadi salah langkah dengan digitalisasi yang berkembang," katanya.

Tantangan harus disiasati bahwa digital harus menjadi satu benefit oleh para pelaku industri radio. Harapan Adrian dengan radio yang punya kekuatan juga karakter yang berbeda dengan digital, radio sangat memainkan imajinasi orang beda dari sisi media lainnya.

"Harapannya industri radio ke depannya terus berkembang dan tumbuh," kata Adrian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini