Tutup 4 Gerai, Matahari Janji Tak PHK Karyawan

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 22:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 278 2475455 tutup-4-gerai-matahari-janji-tak-phk-karyawan-xL59AyBW2v.jpg Matahari tutup empat gerai (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menutup salah satu gerai di Bogor bulan ini. Selain itu, Manajemen Matahari juga mengonfirmasi telah menutup empat lokasi di Yogyakarta, Jakarta, Bandung dan Bogor dengan masing-masing satu gerai.

Corporate Secretary and Legal Director Matahari Department Store Miranti Hadisusilo mengatakan, gerai itu terpaksa tutup lantaran secara bisnis lokasi tersebut tidak perform atau belum memberikan keuntungan yang signifikan bagi perusahaan dan bukan terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Matahari Department Store (LPPF) Siapkan Capex Rp200 Miliar, Buka 2 Gerai Baru

"Ini sejalan dengan rencana Perseroan sebelumnya yang akan menutup gerai-gerai yang tidak perform. Tahun ini sudah tutup 4 s/d hari ini, Jogja Jakarta Bandung dan Bogor masing-masing 1 gerai," kata Miranti kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (22/9/2021).

Meski akan menutup total 13 gerai tahun ini, Miranti memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan. Nantinya, para pekerja tersebut akan dialihkan ke gerai Matahari terdekat.

Baca Juga: Matahari Department Store (LPPF) Rombak Direksi-Komisaris, Ini Susunan Terbarunya

"Karyawan kami alihkan ke gerai-gerai terdekat, tidak ada yang di PHK," ungkapnya.

Dalam dokumen keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan akan menerapkan strategi omnichannel, yakni dengan memaksimalkan strategi penjualan secara fisik dan daring. Matahari juga masih akan melakukan ekspansi gerai di tanah air.

"Beberapa gerai dapat diperbesar sesuai permintaan, sementara itu beberapa gerai perlu dirasionalisasi sehubungan preferensi pilihan saluran pelanggan untuk berbelanja. Namun, secara keseluruhan, kami percaya bahwa keputusan ini harus diambil atas dasar kebutuhan pelanggan dan produktivitas," ungkap manajemen.

Sampai dengan semester pertama ini, LPPF tercatat membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp532,48 miliar, berkebalikan dari sebelumnya rugi Rp357,87 miliar.

Perolehan laba bersih ini sejalan dengan naiknya pendapatan bersih LPPF sebesar 58,44% menjadi Rp3,57 triliun dari sebelumnya Rp2,25 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini