Heboh Skandal Bos IMF soal Data EoDB China, Ada Apa?

Antara, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 320 2475134 heboh-skandal-bos-imf-soal-data-eodb-china-ada-apa-mdKp6S674O.jpeg Bos IMF (Foto: Reuters)

JAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan dewan eksekutifnya bertemu untuk membahas laporan yang disiapkan bagi Bank Dunia yang menuduh bahwa Ketua IMF Kristalina Georgieva menekan staf untuk mengubah data, guna mendukung China saat menjabat sebagai CEO bank pada Selasa (21/9/2021).

Dewan setuju untuk segera bertemu lagi untuk diskusi lebih lanjut, kata juru bicara IMF, tetapi tidak memberikan tanggal spesifik.

Baca Juga: Indonesia Dapat Bantuan IMF Rp90 Triliun, BI Tegaskan Itu Bukan Utang!

"Dewan membahas pertimbangan Komite Etik sejauh ini dan memiliki pertukaran pandangan awal tentang laporan tersebut dan pernyataan Direktur Pelaksana sebagai tanggapannya," kata juru bicara itu.

Dewan menekankan "pentingnya untuk melakukan tinjauan menyeluruh, objektif, dan tepat waktu serta setuju untuk segera bertemu lagi untuk diskusi lebih lanjut," kata juru bicara itu.

Baca Juga: Hidup dari Dana Hibah, Bagaimana Nasib Ekonomi Afghanistan Usai Dikuasai Taliban?

Georgieva pada Jumat (17/9/2021) membantah tuduhan bahwa dia menekan staf Bank Dunia untuk mengubah data saat mempersiapkan laporan Doing Business 2018 tentang iklim bisnis negara.

“Biarkan saya menjelaskannya dengan sangat sederhana kepada Anda. Tidak benar. Baik dalam kasus ini, maupun sebelum atau sesudahnya, saya telah menekan staf untuk memanipulasi data,” kata Georgieva kepada staf IMF, menurut transkrip pertemuan yang diberikan kepada Reuters.

Laporan investigasi, yang disiapkan oleh firma hukum WilmerHale atas permintaan komite etika Bank Dunia, menemukan bahwa Georgieva dan pejabat senior Bank Dunia lainnya menerapkan “tekanan yang tidak semestinya” kepada staf untuk meningkatkan peringkat China dalam hal iklim bisnis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini