Potret Presiden Jokowi Jadi 'Sopir' Menko Luhut hingga Erick Thohir

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 320 2475149 potret-presiden-jokowi-sopir-menko-luhut-hingga-erick-thohir-V6oMza3Tfo.jpg Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Baja Krakatau Steel. (Foto: Okezone.com/Krakatau Steel)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah meresmikan pabrik baja hot strip mill 2 (HSM) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Jawa Barat.

Pada acara peresmian, ada momen menarik saat Jokowi berkeliling pabrik didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Ketua DPR RI Puan Maharani.

Baca Juga: Akhirnya Krakatau Steel Untung Setelah 8 Tahun Rugi

Momen tersebut menarik ketika Presiden dan rombongan hendak berpindah dari satu gedung ke lokasi peresmian di kawasan pabrik. Dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, nampak Jokowi mengemudikan sendiri mobil buggy golf.

KS

Dirinya menjadi sopir untuk Puan, Luhut, dan Erick. Puan terlihat duduk di samping Jokowi, sedangkan Luhut dan Erick duduk di kursi belakang penumpang.

Baca Juga: 4 Fakta Krakatau Steel Untung Rp800 Miliar Usai 8 Tahun Rugi

Di belakang rombongan Presiden, nampak iring-iringan mobil buggy lainnya yang juga menuju ke lokasi peresmian pabrik. Adapun dalam acara persemian Jokowi menyampaikan harapannya agar kebutuhan baja dalam negeri terpenuhi dengan beroperasinya pabrik tersebut.

"Jadi nggak ada lagi impor-impor yang kita lakukan, ini yang kita harapkan. Sehingga, sekali lagi akan menekan angka impor baja negara kita yang saat ini berada pada peringkat kedua komoditas impor Indonesia," kata Jokowi.

Presiden mengatakan, konsumsi baja di Indonesia sangat besar dan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Selama 5 tahun terakhir kebutuhan baja Tanah Air meningkat hingga 40 persen. Kebutuhan baja bukan hanya untuk pembangunan infrastruktur, tapi juga pembangunan berbagai industri, utamanya otomotif. Melihat besarnya kebutuhan ini, Jokowi tidak ingin suplai baja hanya mengandalkan produk luar negeri. Oleh karenanya, hot strip mill 2 diharapkan mampu menekan angka impor sehingga memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kita harapkan nanti bisa menghemat devisa Rp 29 triliun per tahun, ini angka yang sangat besar sekali," kata Jokowi.

KS

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini