Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah Habiskan Rp395,92 Triliun, Hasilnya Apa?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 320 2475846 pemulihan-ekonomi-nasional-sudah-habiskan-rp395-92-triliun-hasilnya-apa-Mg2DlJgt3C.jpg Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional yang sudah digunakan Rp395,92 triliun atau 53,2% sampai 17 September 2021.

Adapun alokasi anggaran PEN dalam APBN 2021 sebesar Rp699,43 triliun atau lebih besar dibandingkan 2020 sebesar Rp695,2 triliun.

Baca Juga: Anugerahi Priyadarshni Academy, Menteri India: Airlangga Berhasil Menyeimbangkan Pemulihan Pandemi dan Ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, realisasi PEN merupakan instrumen utama yang digunakan pemerintah dalam rangka penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi sebagai dampak terjadinya pandemi baik di tahun 2020 maupun 2021.

"Dalam perkembangannya, Program PEN untuk tahun 2021 kembali ditingkatkan menjadi Rp744,77 triliun, terutama untuk memberikan tambahan dukungan penanganan kesehatan dan perlindungan sosial di tengah peningkatan kasus Covid-19 akibat penularan Varian Delta," katanya di Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Hati-Hati! Sri Mulyani Ungkap Ekonomi RI Hadapi Masalah Baru

Realisasi PEN di sektor kesehatan mencapai Rp97,28 triliun, digunakan untuk penggunaan RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede, pembagian paket obat untuk masyarakat, biaya perawatan untuk 477,44 ribu pasien, pemberian insentif untuk 1,07 juta nakes, dan santunan kematian untuk 397 nakes, pengadaan 105 juta dosis vaksin, serta bantuan iuran JKN untuk 29,29 juta orang.

Selanjutnya, di sektor perlindungan sosial terealisasi sebesar Rp112,87 triliun terutama untuk pemberian bantuan PKH, BST, Kartu Prakerja, bantuan kuota internet, subsidi listrik, bantuan subsidi upah, dan bantuan beras.

Sementara itu, di program prioritas terealisasi sebesar Rp59,51 triliun digunakan untuk Program Padat Karya K/L, Pariwisata, Ketahanan Pangan dan Fasilitas Pinjaman Daerah. Selain itu, Pemerintah juga mendukung dunia usaha melalui dukungan UMKM dan Korporasi, serta pemberian berbagai insentif usaha.

Dukungan UMKM dan korporasi telah terealisasi sebesar Rp68,35 triliun terutama untuk pemberian bantuan pelaku usaha mikro (BPUM) sebesar 12,71 juta usaha, IJP UMKM dan korporasi, penempatan dana pada bank, serta subsidi bunga KUR dan non KUR. Sementara pemberian insentif usaha telah terealisasi sebesar Rp57,92 triliun untuk insentif PPh 21 DTP, PPh Final UMKM DTP, Pembebasan PPh 22 Impor, Pengurangan angsuran PPh 25, pengembalian pendahuluan PPN, penurunan tarif PPh badan, PPN DTP Properti, dan PPnBM Mobil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini