Pabrik Sepatu di Vietnam Tutup, Nike Cuma Kantongi Pendapatan Rp173,2 Triliun

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Jum'at 24 September 2021 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 278 2476187 pabrik-sepatu-di-vietnam-tutup-nike-cuma-kantongi-pendapatan-rp173-2-triliun-NoNNk1EASp.jpg Pabrik Tutup Pengaruhi Pendapatan Nike

JAKARTA - Produsen sepatu, pakaian, dan alat olahraga Nike Inc mencatat pendapatan kotor perusahaan naik menjadi USD12,25 miliar atau setara Rp173,2 triliun (kurs Rp14.200 per USD) dari sebelumnya yang mencapai USD10,59 miliar, di bawah prediksi analis sebesar USD12,46 miliar

Angka ini di bawah analis karena adanya perlambatan permintaan sejak pandemi berlangsung. Lebih jauh, penutupan pabrik di Vietnam, tempat produksi setengah dari jumlah item yang dibuat selama berbulan-bulan, menambah tekanan terhadap rantai pasokan global.

Sementara laba bersih Nike ini juga naik 23% menjadi USD1,87 miliar, dengan earning per share (EPS) atau laba bersih per lembar saham sebesar USD1,16.

Laporan keuangan ini berdasarkan kinerja hingga 31 Agustus 2021 menurut data Refinitif, dilansir Reuters, Jumat (24/9/2021).

Penjualan digital Nike melonjak 29%, dipimpin kontribusi di pasar Amerika Utara sebesar 43%. Sedangkan penjualan di China, pasar utama perusahaan, naik 11% menjadi USD1,98 miliar.

Inventori perusahaan masih datar sebesar USD6,7 miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya. Secara umum pandemi masih menjadi tantangan bagi perusahaan.

"Waktu tunggu yang diperpanjang dari rantai-pasokan masih berlangsung," kata perusahaan dalam sebuah catatan.

Perusahaan mencatat margin kotor yang meningkat sebesar 46,5%. Hal ini terjadi sebagai imbas meningkatnya biaya produk karena mahalnya biaya pengiriman.

Menilik kinerja sahamnya, Nike ditutup menguat (1,36%) di level 159,58 di daytrading, lalu terkoreksi (-3,94%) di 153.30 di perdagangan after hours atau setelah jam kerja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini