Dirut Garudafood (GOOD) Borong 6 Juta Lembar Saham Senilai Rp2,2 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 24 September 2021 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 278 2476279 dirut-garudafood-good-borong-6-juta-lembar-saham-senilai-rp2-2-miliar-XvHHvOMFAV.jpg Borong Saham (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Tambah porsi kepemilikan saham dan bertujuan untuk investasi, Direktur Utama PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) Hardianto Atmadja melakukan aksi pembelian saham usahanya GOOD sebanyak 6 juta lembar saham. Pembelian saham dilakukan sebanyak 4 juta lembar saham di harga Rp 366, lalu 2 juta lembar saham di harga Rp 368 per lembar saham. Dengan demikian, total dana yang dikeluarkan senilai total Rp 2,2 miliar.

Dengan pembelian tersebut, maka total kepemilikan saham Hardianto di perusahaan yang bergerak makanan ringan terutama produk-produk kacang, coklat dan biskuit serta pengolahan susu tersebut menjadi 427,19 juta lembar saham.

Tujuan aksi pembelian saham ini dilakukan untuk investasi jangka panjang. Pembelian saham ini dilakukan karena melihat kinerja GOOD yang terus membaik setelah mengakuisisi PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) pada Oktober 2021.

Baca Juga:RS Royal Prima (PRIM) Bakal Buyback Saham Rp10 Miliar

Meski pandemi masih berlangsung, GOOD berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih yang menggembirakan sebesar 102% pada semester I 2021. GOOD juga rutin membagikan dividen kepada pemegang sahamnya sejak pertama melantai ke bursa pada akhir 2018 lalu.

Baca Juga: WIKA Suntik Anak Usaha Rp402 Miliar untuk Bisnis Air Minum

”Seperti yang kita ketahui bersama bahwa di tengah situasi pandemi yang berlangsung, GOOD masih dapat mengejar ketertinggalan dari tahun kemarin. Berdasarkan laporan kinerja semester I 2021, penjualan GOOD berhasil tumbuh 6,9% dari tahun sebelumnya. Ke depannya, GOOD akan fokus untuk pengembangan pada pasar domestik melalui inovasi dan percepatan kualitas produk yang ditopang oleh strategi pemerataan produk di seluruh channel distribusi,” kata Direktur Utama Garudafood, Hardianto Atmadja seperti dikutip Harian Neraca, Jumat (24/9/2021).

Pada pertengahan Juni 2021 lalu RUPST Garudafood Putra Putri Jaya menyetujui perubahan pemecahan nilai nominal saham perseroan (stock split) untuk meningkatkan jumlah unit saham yang beredar, serta memperluas distribusi kepemilikan saham melalui penyesuaian harga saham sehingga mencapai trading range yang optimal untuk menjangkau berbagai lapisan investor.

Di paruh pertama 2021, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan laba sebesar 102% atau sebanyak Rp 232 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya penjualan pada seluruh lini dan juga anak usaha perseroan. Penjualan tercatat sebanyak Rp 4,18 triliun, tumbuh 6,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,91 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini