Rupiah Melemah ke Rp14.258/USD Dihantui Sinyal Tapering The Fed

Antara, Jurnalis · Jum'at 24 September 2021 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 320 2476472 rupiah-melemah-ke-rp14-258-usd-dihantui-sinyal-tapering-the-fed-6dSdg33Mvo.jpg Nilai tukar Rupiah melemah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan terkoreksi. Rupiah masih dipengaruhi sinyal tapering yang akan dilakukan oleh The Fed dalam waktu dekat.

Rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,11% ke posisi Rp14.258 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.243 per dolar AS.

Baca Juga: Kabar Baik, Transaksi Ekspor Impor Pakai Rupiah Bakal Dapat Insentif

"Secara garis besar gerak rupiah masih berkonsolidasi setelah penguatan beberapa waktu lalu. Konsolidasi dan koreksi yang terjadi ini mendapat tambahan dorongan dari hasil rapat The Fed yang menyiratkan akan melakukan tapering dalam waktu dekat walaupun tidak diberikan kejelasan kapan waktu dimulainya," kata analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia, Jumat (24/9/2021).

Menurut Nikolas, pelemahan rupiah pada akhir pekan masih terdampak pernyataan The Fed seiring minimnya sentimen di pasar uang.

Baca Juga: Rupiah Menguat Lawan Dolar AS, Pagi Ini di Level Rp14.240/USD

"Karena sepi isu, sementara hanya ada isu dari rapat The Fed kemarin, membuat rupiah relatif terkoreksi pada akhir pekan ini," ujar Nikolas.

The Fed memutuskan tidak mengubah level suku bunga acuan atau sesuai dengan perkiraan pasar, serta juga tidak mengumumkan untuk awal pemangkasan pembelian aset.

Namun, The Fed menyatakan bahwa moderasi laju pembelian aset mungkin akan segera dibenarkan dan Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa para anggota dewan yakin pemangkasan pembelian aset dapat berakhir sekitar pertengahan 2022, yang membuka jalan untuk kenaikan suku bunga setelah itu.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 pada Kamis (23/9) bertambah 2.881 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,2 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 160 kasus sehingga totalnya mencapai 141.114 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 4.386 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,01 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 47.997 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 83,25 juta orang dan vaksin dosis kedua 46,98 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.245 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.233 per dolar AS hingga Rp14.266 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat menguat ke posisi Rp14.250 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.256 per dolar AS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini