'Obat Kuat' IHSG Pekan Depan, PPKM hingga Tingkat Vaksinasi Covid-19

Anggie Ariesta, Jurnalis · Minggu 26 September 2021 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 278 2476999 obat-kuat-ihsg-pekan-depan-ppkm-hingga-tingkat-vaksinasi-covid-19-8UCmluBUya.jpg IHSG Menguat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ke depan akan mendapat beberapa sentimen positif. Adapun pada perdagangan akhir pekan ini, IHSG menguat 2,1 poin atau 0,03% ke level 6.144,82.

Menurut Analis Indo Premier Sekuritas Mino, secara fundamental, kenaikan tipis IHSG pada pekan ini didorong oleh beberapa sentimen positif. Pertama, meredanya kekhawatiran investor terhadap potensi gagal bayar utang Evergrande China.

"Kedua, kepastian dari bank sentral Amerika Serikat The Fed yang mengindikasikan tidak akan terburu-buru untuk menarik kebijakan moneter akomodatif," kata Mino, Minggu (26/9/2021). 

Baca Juga: IHSG Sepekan Menguat 0,19%, Berikut 5 Faktanya

Kemudian yang ketiga, karena kenaikan harga batu bara ke level tertingginya di sepanjang sejarah.

"Ketiga hal tersebut memacu optimisme terhadap proses pemulihan ekonomi yang lebih baik lagi kedepannya," ucap Mino.

Proyeksi IHSG pada pekan depan menurut Mino akan melanjutkan penguatan dengan support di level 6.050 dan resistance di 6.240. Sentimennya terkait dengan rilis data ketenagakerjaan, manufaktur, dan PCE di Amerika Serikat, harga komoditas, kebijakan PPKM, serta perkembangan kasus Covid-19 dan tingkat vaksinasi di Indonesia.

Baca Juga: IHSG Sepekan Naik 0,19% ke Level 6.144

Dimulai perdagangan Senin (20/9) IHSG ditutup melemah -0,93% ke 6.076,32 dengan net foreign sell mencapai Rp242,90 miliar. IHSG ditutup melemah hampir di semua sektor, dipimpin oleh sektor teknologi -2,55%, diikuti dengan sektor industri dasar -1,78%. Pelemahan IHSG dikarenakan adanya sentimen negatif akibat kecemasan investor akan gagal bayarnya raksasa properti Evergrande dari China.

Selain itu, Net buy dicatatkan investor asing didorong oleh perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia yang terus menurun, dengan tingkat vaksinasi yang terus bertambah diharap akan meningkatnya aktivitas ekonomi.

Meski IHSG hanya naik tipis pada Jumat lalu, investor asing membukukan aksi beli dengan nilai bersih Rp 1,59 triliun di seluruh pasar. Jumlah tersebut setara 66,5% dibanding total net buy asing selama sepekan yang mencapai Rp 2,39 triliun di seluruh pasar. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini