IHSG Diprediksi Menguat di Awal Pekan, Cermati Saham ANTM hingga TINS

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 27 September 2021 07:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 278 2477295 ihsg-diprediksi-menguat-di-awal-pekan-cermati-saham-antm-hingga-tins-FinGrUuwr3.jpg IHSG Diprediksi Menguat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan hari ini. IHSG akan berada di kisaran 6.106-6.198.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG menguji resistance upper bollinger bands setelah ditengah pekan bergerak whipsaw di level support lower bollinger bands dan Moving Average 200 hari. Arah pergerakan masih cenderung positif dalam uptrend jangka menengah dengan target resistance selanjutnya berada di 6.150-6.200.

"Indikator stochastic terkonsolidasi positif pada area dekat overbought. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi melanjutkan penguatannya di awal pekan dengan support resistance 6.106-6.198," ujar Lanjar dalam risetnya, Jakarta, Senin (27/9/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; ANTM, ASII, BFIN, CPIN, HOKI, ICBP, MCAS, SMGR, SMRA, TBIG, TINS.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 2,10 poin atau 0,03 persen ke level 6.144 dengan pergerakan yang cenderung berfluktuatif melemah selama jam perdagangan. Indeks sektor energi (+3.02%), konsumer non-primer (+1.65%) dan Properti (+1.54%) menjadi pemimpin penguatan sektoral.

Investor asing tercatat lakukan aksi beli bersih sebesar Rp1,43 triliun dengan saham BBRI, BUKA, BBCA, ADRO dan UNTR yang menjadi top net buy value.

Kekhawatiran investor mengenai dampak domino akibat krisis hutang di Tiongkok dan ketidakpastian pemangkasan stimulus di AS yang berkurang menjadi faktor utama.

Leader:

MASA, BBRI, BYAN, UNTR, HRUM

Laggard:

ARTO, BMRI, UNVR, AMRT, BRPT

Sementara itu, Bursa saham di Asia berpotensi membuka perdagangan pekan ini berada dibawah tekanan karena investor terus mengawasi krisis utang China Evergrande Group dan laku pemilihan ekonomi global.

Di tengah perkembangan Evergrande, regulator perumahan China telah meningkatkan pengawasan terhadap rekening bank pengembang yang diperangi untuk memastikan dana digunakan untuk menyelesaikan proyek perumahan dan tidak dialihkan untuk membayar kreditur. Secara sentimen IHSG berpotensi tertekan diawal pekan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini