Emiten Ban, Multistrada (MASA) Catat Pendapatan USD199 Juta

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Senin 27 September 2021 15:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 278 2477593 emiten-ban-multistrada-masa-catat-pendapatan-usd199-juta-olx2rn6fEy.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Emiten produsen ban, PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) membukukan pendapatan sebesar USD 199 juta selama semester pertama 2021 atau tumbuh 84% dibandingkan dengan semester pertama tahun sebelumnya. Peningkatan kinerja di tengah krisis pandemi Covid-19 tersebut memberikan sinyal positif bagi pemulihan bisnis dan industri sepanjang tahun 2021.

Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana Tbk, Steven Vette dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, peningkatan kinerja tersebut adalah hasil dari upaya perusahaan untuk memperbaiki strategi penjualan dan meningkatkan efisiensi kerja industri.

“Tahun 2021 bukan tahun yang mudah karena banyak disrupsi pada rantai pasokan global. Peningkatan pendapatan tahun ini banyak disumbangkan oleh penjualan ke pasar ekspor,” ujarnya seperti dilansir Harian Neraca, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Lunasi Utang, Emiten Milik Tahir Raup Pinjaman Rp450 Miliar

Sepanjang semester kedua tahun ini, Multistrada juga mencatatkan kenaikan penjualan ban mobil sebesar 47% dibandingkan semester pertama 2020. Sedangkan total penjualan ban sepeda motor juga mengalami peningkatan sebesar 28%. Kenaikan volume penjualan terutama berasal dari pasar ekspor, di mana menyumbang lebih dari 55% dari total penjualan ban Multistrada.

Baca Juga: Harga Batu Bara Naik, PTBA Targetkan Produksi 31 Juta Ton

Pertumbuhan penjualan di pasar ekspor juga tercatat lebih tinggi dibanding dengan pertumbuhan penjualan di pasar domestik, salah satunya karena pemulihan ekonomi yang mulai berjalan di pasar ekspor. Amerika masih menjadi tujuan ekspor utama Multistrada di mana menyerap lebih dari 71% volume ekspor.

Steven menambahkan, Multistrada optimistis akan dapat mencapai target perusahaan pada tahun ini. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan telah melakukan langkah-langkah untuk mengoptimalisasi keluaran produksi.

Kapasitas produksi ban mobil Multistrada saat ini adalah 11 juta ban dan ban roda dua adalah 8 juta ban. “Kami optimistis pemulihan bisnis dan industr akan berjalan dengan lebih baik tahun ini sehingga kinerja perusahaan juga lebih baik,” kata Steven.

Sebelumnya, perseroan menyampaikan rencana melakukan penghapusan saham tercatat secara sukarela dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam suratnya kepada otoritas bursa, perseroan menyampaikan rencana melakukan voluntary delisting dari Bursa Efek Indonesia dan go private. Berdasarkan hal itu, maka BEI memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek MASA di pasar yang efektif mulai sesi I perdagangan selasa 2 Maret 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini