Menko Airlangga: Pemulihan Sektor Ekonomi Kreatif Buka Usaha dan Lapangan Kerja

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 27 September 2021 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 320 2477417 menko-airlangga-pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja-PE2K3NMmeN.jpg Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemulihan dan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif telah membuka usaha dan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Di mana sektor ekonomi kreatif khususnya pariwisata sangat terpukul di masa pandemi dan berdampak kepada okupansi hotel yang terus merosot tajam.

"Melalui pemulihan dan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif telah membuka usaha dan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Pandemi Covid telah memberikan penurunan yang nyata bagi ekonomi Indonesia. Banyak yang terdampak khususnya perhotelan, pariwisata dan lain sebagainya," kata Airlangga melalui konferensi virtual dalam Rakornas Kemenparekraf, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Bunga Cuma 3%, Menko Airlangga Ajak UMKM Akses KUR

Meski demikian, Airlangga mengatakan untuk Baca Juga: Bunga Cuma 3%, penanganan pandemi oleh pemerintah didukung oleh masyarakat menunjukan hasil kurva Covid-19 di Indonesia sangat maksimal dan membaik.

"Salah satu sektor yang paling terdampak adalah pariwisata, di Indonesia ini untuk pariwisata berpengaruh terhadap penurunan dari pada okupansi hotel,pendapatan hotel dan juga hospitality sektor bisnis ekonomi kreatif dan termasuk jasa yang ada di bidang pariwisata," paparnya.

Baca Juga: Menyatu dengan Rakyat, Ini Potret Menko Airlangga Temui Petani hingga Celana Penuh Lumpur

Menurut Airlangga, pemerintah terus meningkatkan penekanan kasus dari hulu hilir untuk pengendalian pandemi Covid-19 dari skala nasional dan Global.

"Pemerintah terus mendorong berbagai kebijakan untuk kenaikan atau pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor usaha jasa pariwisata, ekonomi kita lihat pertumbuhan kita di kuartal kita sudah membaik 7,07%. Dengan demikian, ia berharap di tahun depan atau di sebelum akhir tahun sebesar 3,7 sampai 4,5% secara year on year," tandasnya.

Dengan demikian, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai instrumen penanganan di sisi kesehatan maupun pemulihan ekonomi, yang mencakup aspek kesehatan, perlindungan sosial, dukungan bagi UMKM dan korporasi, dukungan bagi program prioritas, serta insentif usaha

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini