20 Hektare Lahan Food Estate Kalteng Siap Disetrum

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Senin 27 September 2021 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 320 2477718 20-hektare-lahan-food-estate-kalteng-siap-disetrum-a1oulwpkvb.jpg PLN Siap Listriki Kawasan Food Estate. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT PLN (Persero) menyiapkan pasokan listrik untuk kawasan Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau dan Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah Tonny Bellamy mengatakan, PLN telah membangun sejumlah infrastruktur kelistrikan guna menerangi kawasan seluas 20 ribu hektare (Ha) tersebut.

"Listrik merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam pengembangan Food Estate. Kami siap mendukung penuh dengan keandalan pasokan listrik yang mumpuni," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Food Estate Jadi Senjata Atasi Ancaman Krisis Pangan Akibat Covid-19

Ada pun jaringan distribusi yang telah dibangun PLN untuk mendukung Food Estate, yaitu jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 55,7 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 59,7 kms dan 29 gardu distribusi.

Tonny melanjutkan, infrastruktur kelistrikan yang telah dibangun tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan menyesuaikan proyeksi pertumbuhan Food Estate di masa mendatang.

"PLN akan terus menambah pasokan listrik seiring dengan peningkatan kebutuhan listrik di lokasi Food Estate," ungkap dia.

Baca Juga: Menko Luhut Cek Pengembangan Lumbung Pangan RI di Kalimantan

Saat ini, sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah terbagi dalam 4 subsistem (isolated), dan sistem besar yang terkoneksi dengan sistem Barito–Mahakam. Total daya mampu yang dapat dipasok sistem ini mencapai 1.793 megawatt (MW), sementara rata-rata beban puncak sebesar 1.237 MW, sehingga memiliki cadangan sebesar 555 MW.

"Harapan kami kawasan ini akan semakin berkembang dan siap mendukungnya dengan pasokan listrik yang andal," paparnya.

Food Estate adalah program pengembangan pangan yang terintegrasi antara pertanian, perkebunan, dan peternakan di suatu kawasan. Program ini diluncurkan Pemerintah sebagai upaya persiapan ketahanan pangan nasional dalam rangka merespons data Food and Agriculture Organization (FAO) terkait peringatan dini dampak buruk pandemi Covid-19 terhadap ketahanan pangan.

Nantinya, pembangunan Food Estate ini akan diadopsi provinsi lain untuk mewujudkan program kemandirian pangan nasional. Pemerintah berharap Food Estate dapat mengakselerasi pembangunan pertanian nasional, dengan menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor produk pertanian. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini