Sri Mulyani: Utang Bukan untuk Dimusuhi tapi Instrumen yang Dikelola Hati-Hati

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 28 September 2021 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 320 2478245 sri-mulyani-utang-bukan-untuk-dimusuhi-tapi-instrumen-yang-dikelola-hati-hati-9nXIWTs3PH.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani mengatakan bahwa hutang dan pinjaman jangan dianggap sebagai musuh. Melainkan, hutang adalah instrumen keuangan yang memiliki fungsi dan kegunaan bagi ekonomi Indonesia.

Hal ini dikarenakan instrumen utang masih dianggap sesuatu yang buruk bagi ekonomi Indonesia.

"Ini bukan mudah karena di Indonesia memiliki lingkungan politik yang mana instrumen itu dianggap perlu di edudaksi ke publik. Utang adalah instrumen dia bukan sesuatu yang dimusuhi tapi harus didudumk untuk instrumen kebijakan dan kita tetap kelola dengan hati-hati," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (28/9/2021).

Baca Juga: Singgung Bom Bali Kurangi Wisatawan, Sri Mulyani: Beda dengan Situasi Pandemi

Menurutnya, pola pikir mengenai utang harus diubah. Apalagi, Indonesia meyakini telah mengelola utang dan pinjaman dengan sangat baik.

Baca Juga: Sri Mulyani Kantongi Penerimaan Pajak Rp743,3 Triliun, Tumbuh 9,5%

"Kita ingin membawa pemikiran Indonesia dan persepketif mampu mengelola pinjaman. Instrumen pinjaman dan interkasi dengan dunia Internasional melalui lembaga multiteral dengan hasil terbaik," katanya.

Dia menambahkan banyak Partai Politik terus mempermasalahkan utang dan pinjaman yang dilakukan Pemerintah. Namun, Kementerian berkomitmen dan menunjukkan bukti dalam mengelola utang dan pinjaman yang dilakukan dengan baik.

"Kita tunjukan bukti kita mengelala utang dan pinjaman secara berhati-hati dan kita berhasil. Kita mampu mengelola keuangan negara dan mampu mengantisipasi resiko perubahan baik perekonomian maupun global," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini