Kisah Beta Resign meski Gaji Rp50 Juta demi Sang Ayah, Kini Punya 45 Gerai Laundry

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Minggu 03 Oktober 2021 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 03 455 2480575 kisah-beta-resign-meski-gaji-rp50-juta-demi-sang-ayah-kini-punya-45-gerai-laundry-YT5hZhACqR.jpg Kisah Beta Resign dan Kini Punya 45 Gerai Laundry (Foto: Instagram)

JAKARTA - Cerita Beta memiliki 45 usaha laundry setelah resign dari pekerjaan meski digaji Rp50 juta.

Keluarga menjadi alasan, pemilik nama Beta Nurry Damayanti resign dari pekerjaaan di perusahaan asuransi terkemuka di Jakarta

Memiliki jam kerja yang sibuk, perempuan asal Kediri, Jawa Timur ini mengaku tidak memiliki waktu bersama keluarga.

"Awalnya saya karyawan, sering keliling Indonesia, kantornya di Jakarta. Saya sampai pegang 220 kantor, lumayan saat itu gaji sampai Rp50 juta, itu yang bikin saya enggak bisa pulang ke rumah, " katanya dalam kanal Youtube Pecah Telur seperti dikutip, Jakarta, Minggu (3/10/2021).

Baca Juga: 9 Franchise Minuman Kekinian, Modal dari Rp4,5 Juta hingga Rp200 Juta

Pada tahun 2017, Beta bercerita, bahwa sang Ayah saat itu datang mengampirinya ingin tinggal di Jakarta, menyusul sang anak. Beta merasa dilema saat itu lantaran dirinya hidup di Apartemen dengan fase kerja yang padat dan cepat.

"Bapak saya datang ke Jakarta, dia bilang 'Beta, saya mau tinggal sama kamu di Jakarta. Itu yang saya bingung, kan kasihan kalau di sana. Akhirnya saya bilang, 'Pak saya aja yang resign', saya putuskan pulang ke Kediri," tutur Beta menceritakan masa lalunya.

Sepulangnya di Kediri, dirinya merasa bingung harus bekerja apa saat tanggungan utang cicilan rumah dan mobil yang masih menumpuk.

Tak gentar, Beta meyakini untuk tidak kembali ke perusahaannya dan membuka peluang kerja sama bisnis. Di sanalah dia bertemu suaminya.

Seiring waktu berjalan, dengan modal dari sisa uang yang tersisa, Beta membuka usaha laundry di garasi rumah.

"Laku tidak laku, saya coba dulu. Mau di tempat manapun rezeki bakal datang dengan sendirinya," katanya.

Di awal memulai rintisan bisnis cucian miliknya masih sepi pengunjung. "Begitu buka, seminggu tidak ada yang laundry," ucap Beta sambil tertawa menceritakan awal pembukaan bisnisnya.

Namun kata menyerah tampaknya tidak ada dalam kamus kehidupan Beta saat itu. "Saya bersihkan, saya tunggu kok enggak ada yang datang, sempat down saya, memang ternyata enggak semudah itu buka usaha," ujarnya.

Menunggu sejak pagi bersama asistennya, Beta meyakini bahwa akan ada pelanggan pertama yang datang ke laundry barunya.

"Pagi saya tungguin enggak ada yang datang, siang saya tungguin masih sama, sampai sore mau saya tutup, eh kok ada 1 orang yang datang, saya kaget, sudah seperti malaikat orang itu," kisahnya

Singkat cerita, lambat laun pelanggan terus berdatangan ke tempatnya. Penghasilan bisnisnya mengalami peningkatan.

"Kan naik dari Rp2,5 juta, Rp4 juta, Rp5 juta, hingga Rp10 juta. Saya pikir kalau saya pengen uang 50 juta, maka saya harus punya 5 outlet laundry." katanya.

Beta menekankan kunci sukses usahanya adalah sedekah, mengingat peran Tuhan bagi Beta tidak ternilai harganya.

"Saya punya target Rp50 juta saya harus dapat, meski saya saat itu tidak ada uang, eh ternyata kok ada saja rezeki itu," ujarnya.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, dirinya ditawari seorang investor dari Belanda yang mau berinvestasi di gerai laundrynya. Akhirnya, dia memutuskan untuk menjadikan laundry miliknya sebagai bisnis waralaba / franchise.

Kini dirinya telah mengelola 45 gerai laundry yang tersebar di beberapa kota dan provinsi mulai dari Jawa Timur, Bali, hingga Yogyakarta.

"Hidup itu belajar, harusnya kita bisa lebih baik dari hari-hari sebelumnya, apa yang kita kerjakan hari ini, panennya tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat," ujar Beta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini