Kemnaker Tegaskan Gaji Harus Dibayar dengan Rupiah, Bukan Pulsa

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Selasa 05 Oktober 2021 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 320 2481430 kemnaker-tegaskan-gaji-harus-dibayar-dengan-rupiah-bukan-pulsa-zFyCXKXJXn.jpg Gaji atau Upah Pekerja Dibayar dengan Uang Rupiah. (foto: okezone.com)

JAKARTA – Gaji atau upah pekerja pada umumnya dibayar dalam bentuk uang. Namun, bagaimana jika gaji pekerja dibayar dengan pulsa?

Menurut Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), pembayaran upah harus dilakukan dengan mata uang Rupiah. Adapun cara pembayarannya dapat dilakukan secara langsung atau melalui bank.

Baca Juga: Insentif Rp3,5 Juta Kartu Prakerja Tak Kunjung Cair, Yuk Segera Lakukan Ini

“Pembayaran upah harus dilakukan dengan mata uang Rupiah. Terkait cara pembayarannya, upah dapat dibayarkan secara langsung kepada pekerja atau melalui bank,” dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker, Selasa (5/10/2021).

Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa pulsa merupakan satuan dalam perhitungan biaya telepon. Oleh karena itu, pembayaran upah dengan menggunakan pulsa tidak memenuhi ketentuan pembayaran upah.

Baca Juga: Berdikari Buka Lowongan Kerja untuk S1, Cek Syaratnya

“Dalam KBBI, pulsa sendiri diartikan sebagai satuan dalam perhitungan biaya telepon. Sehingga, pembayaran upah dalam bentuk pulsa tidak memenuhi ketentuan pembayaran upah,” tulis @kemnaker. 

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini