Tren Baru Desain Rumah Pascapandemi

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Selasa 05 Oktober 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 470 2481632 tren-baru-desain-rumah-pascapandemi-pPjeLTI6Oi.jpeg Tren desain rumah berubah pasca pandemi covid-19 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pandemi covid-19 membuat tren desain properti berubah. Desain rumah berubah seiring dengan perubahan perilaku konsumen yang terus beradaptasi dengan pandemi covid-19.

Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Hari Ganie menjelaskan, ada perubahan pola dalam sektor properti yang mencakup rumah tinggal, perkantoran, perbelanjaan, hotel, dan pergudangan. Hari juga menyebut pola Work from Home (WFH) yang serba virtual menimbulkan kecenderungan back to nature bagi masyarakat.

Baca Juga: Percantik Desain Rumah, Ini 7 Jenis Batuan Alam

"Kita lihat bahwa semuanya ada kecenderungan masyarakat untuk kembali ke alam," kata Hari dalam diskusi virtual, Selasa (5/10/2021).

Hari menyebut, sektor properti juga harus mulai membentuk adaptasi dalam desain rumah pascapandemi. Perlu dibangun tren rumah-rumah baru yang mementingkan akses kebersihan ekstra.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Aplikasi Desain Rumah di Ponsel Android

Misalnya, Hari mencontohkan bentuk teras rumah yang mudah dibuat sebagai ruang untuk disinfeksi barang bawaan. Kemudian, perlu juga diadakan ruang transisi untuk meletakkan dan membersihkan barang yang diterima dari luar rumah.

Selain itu, kamar mandi juga mesti dibuat super mudah diakses bersama ruang cuci. Jika memungkinkan, perlu juga dibentuk hybrid room sebagai ruang multifungsi yang sewaktu-waktu dapat digunakan sebagai ruang isolasi mandiri.

Terkait ruang kerja, Hari menunjukkan perlunya dibentuk attractive corner sebagai ruang khusus produktivitas, seperti sekolah atau bekerja dari rumah. Dia menambahkan, ruang santai dan belajar juga perlu dipisahkan lagi dengan private corner.

Tak cuma inovasi desain rumah baru, Hari menyebut kecenderungan green building dan hemat energi juga mulai diterapkan dalam perumahan, baik residensial rumah tingkat atas maupun rumah murah.

"Penggunaan ruang harus lebih fleksibel dan yang pasti pola sirkulasi rumah itu, bangunan rumah, menjadi lebih banyak," kata Hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini