Bioavtur Jadi Bahan Bakar Pesawat, RI Hemat Devisa USD8 Miliar

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 06 Oktober 2021 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 320 2482104 bioavtur-jadi-bahan-bakar-pesawat-ri-hemat-devisa-usd8-miliar-H43akQop6B.jpg Bioavtur Jadi Bahan Bakar Pesawat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa penggunaan kelapa sawit sebagai bahan bakar dinilai lebih efektif ketimbang sumber minyak nabati yang lainnya.

Hal ini dikarenakan penggunaan 1 ton minyak kelapa sawit hanya membutuhkan 0,3 hektar lahan. Lebih kecil ketimbang penggunaan reddit oil yang membutuhkan 1,3 hektar, sunflower oil 1,5 hektar dan soy bean oil 2,5 hektar.

"Indonesia negara terbesar yang kuasai sawit hingga 55 persen dunia. Dibandingkan komoditas pesaing, sawit lebih efektif dengan 1 ton minyak sawit dibutuhkan 0,3 hektar lahan," tutur Airlangga dalam video virtual, Rabu (6/10/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga: Program Pesantrenpreneur Dorong Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren

Menurutnya, penggunaan B30 juga telah mengurangi impor solar sekaligus menghemat devisa negara dengan implementasinya hingga USD 8 miliar. Untuk itu pemerintah menargetkan penggunaan B30 mencapai 9,2 juta kilo liter agar bauran kebijakan 23 % energi baru terbarukan bisa tercapai di tahun 2025.

Baca Juga: Menko Airlangga: Penyebaran Covid-19 di Indonesia Makin Terkendali

"Kami terus dukung B30 yang ditargetkan 0,2 juta kilo liter dengan 23 persen bauran energi baru terbarukan di tahun 2025 agar menghemat devisa,"bebernya

Selain itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan banyak pihak yang dilibatkan untuk mengembangkan Bioavtur ini. Salah satunya dengan Pusat Rekayasa Katalis di Institute Teknologi Bandung (ITB) dengan menggunakan bahan Refined Bleached Deodorized Palm Oil dengan katalis Merah Putih yang diciptakan oleh tim ITB.

"Jadi Kilang Pertamina sudah berhasil memproduksi bioavtur dengan persentase 2,4 persen dan produknya dikenal dengan J2.4," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini