Pengumuman! RI Tawarkan 11 Aset Negara, Ada 2 Kilang

Antara, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 470 2483383 pengumuman-ri-tawarkan-11-aset-negara-ada-2-kilang-042HLzFca1.jpg Pemerintah tawarkan 11 aset negara (Foto: Reuters)

JAKARTA - Aset negara dapat dimanfaatkan melalui skema yang lebih bervariasi. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 144 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara oleh Badan Layanan Umum Lembaga Manajemen Aset Negara.

"Kalau dulu pemanfaatan aset itu kita pahami secara sederhana bagaimana aset disewakan kepada mitra. Dengan penerbitan PMK ini, skema pemanfaatan menjadi lebih variatif, terbuka kesempatan bagi calon investor untuk menggali kesempatan-kesempatan atau kemungkinan-kemungkinan bisa saling bersinergi dan berkolaborasi untuk pemanfaatan aset, salah satunya dengan skema Kerja Sama Pendayagunaan (KSPD)," terang Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Basuki Purwadi, Jumat (8/10/2021).

Baca Juga: Gandeng KPK dan BPN, PLN Amankan Aset Negara Rp2 Triliun

Ia menerangkan kembali bahwa LMAN selaku operator Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) dapat bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun pihak swasta untuk mengelola aset negara.

LMAN pun dapat melakukan kajian terkait pengembangan dan pemanfaatan aset negara yang mencakup analisis keuangan, studi kelayakan, analisis pemanfaatan terbaik, dan proyeksi nilai kembali investasi serta keuntungan.

Baca Juga: Lapas Tangerang Terbakar Belum Diasuransikan, Negara Rugi Rp1,5 Miliar

Menurut Basuki, aset negara baik yang masih berada di bawah pengelolaan LMAN maupun dimiliki oleh BUMN atau kementerian mitra LMAN, dapat dimanfaatkan lebih lanjut baik oleh BUMN maupun badan usaha swasta, tidak hanya dengan cara menyewa.

"Bahkan ada kerja sama manajemen, artinya terhadap aset-aset yang ada, Bapak dan Ibu yang punya kapasitas dan kemampuan SDM (sumber daya manusia) yang sudah terlatih dan berpengalaman, bisa saling kerja sama mengoptimalisasi aset dimaksud," terangnya.

Dia mencontohkan, apabila terdapat gedung negara yang berpotensi dijadikan hotel, pelaku usaha atau investor dapat memanfaatkannya dengan menjadi pengelola usaha hotel tanpa membayar sewa gedung negara tersebut. Jangka waktu konsesi dan pembagian keuntungan kemudian dapat didasarkan pada kesepakatan pihak-pihak yang bersangkutan.

"Sangat terbuka kesempatan untuk optimalisasi pemanfaatan aset. Ini semua dilakukan sebagai langkah agar aset-aset negara betul-betul dikelola secara gratis dan inovatif, tapi juga bertanggung jawab," ucapnya.

Melalui Investor Gathering perdana ini, LMAN menawarkan sebelas aset untuk dikerjasamakan, yang terdiri atas sembilan aset kelolaan LMAN berupa empat properti, satu kawasan, satu tanah, dan dua kawasan kilang.

Di samping itu, LMAN juga menawarkan tiga aset milik BLU dan kementerian mitra LMAN berupa tanah, kampus, dan hotel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini