Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Bisnis Presidensi B20

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Sabtu 09 Oktober 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 09 320 2483749 indonesia-siap-jadi-tuan-rumah-pertemuan-bisnis-presidensi-b20-0zRJ5vD6r0.jpg Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah resmi menunjuk Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menjadi pihak penanggungjawab penyelenggaraan forum business B20 tahun 2022. B20 adalah sebuah forum dialog global yang terdiri dari para pebisnis dunia, khususnya pebisnis dari negara-negara G20.

Hal tersebut difungsikan supaya meningkatkan rasa kepemilikan di antara pelaku usaha dalam negeri, B20 Indonesia bersama Kadin akan melakukan sosialisasi, konsultasi, dan advokasi dengan sejumlah asosiasi bisnis dan usaha Indonesia atas prioritas-prioritas yang diusung dalam Presidensi B20 Indonesia.

Kadin juga bersama B20 Indonesia akan menjadi wakil dari para pebisnis B20 global untuk menjembatani dialog antara B20 dengan Pemerintah Indonesia yang mewakili suara dari negara-negara yang akan ikut serta dalam G20.

Baca Juga: G20 Didesak Investasi Lingkungan dan Sosial

Ketua Umum Kadin Indonesia, M. Arsjad Rasjid mengatakan, dengan membaiknya ekonomi dunia pasca pandemi dan dimulainya masa new normal, komunitas bisnis global sebagai pemangku kepentingan di G20 perlu memastikan bahwa proses pemulihan ekonomi yang ada terlaksana secara inklusif, berkelanjutan, dan memiliki ketahanan terhadap kondisi tidak terduga.

"Saatnya bagi pebisnis G20 untuk mengambil tindakan yang menjamin pemerataan kesejahteraan dan inklusivitas ekonomi bagi semua. Kadin Indonesia merasa terhormat atas kesempatan menjadi fasilitator bagi penyelenggaraan B20 Summit di Indonesia,” ujarnya pada keterangan tertulis yang diterima MNC Portal, Sabtu (9/10/2021).

Baca Juga: Perry Warjiyo Paparkan 5 Agenda Prioritas BI dalam Presidensi G20

Dalam Presidensi B20 ini, Indonesia menyatakan siap menciptakan ekonomi global yang inovatif, inklusif, dan kolaboratif demi terwujudnya pemulihan yang lebih kuat dan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Meskipun meneruskan estafet kepemimpinan dari B20 Italia, Kadin Indonesia menyatakan bahwa posisi Indonesia sebagai negara berkembang (emerging country) menciptakan penekanan dan pendekatan yang berbeda dengan mengedepankan keseimbangan antara kebutuhan pemulihan negara maju dan negara berkembang.

Koordinator Wakil Ketua Umum III Kadin dan CEO Sintesa Group, Shinta Widjaja Kamdani turut menyatakan optimismenya.

“Kami terhormat dan siap untuk membawa bisnis Indonesia ke ranah global dalam iklim yang semakin dinamis ini. Rangkaian acara dari Inception Meeting, side event serta lainnya yang telah kami canangkan diharapkan menghasilkan kerjasama kolaboratif untuk pertumbuhan inovatif, inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Shinta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini