Petrosea (PTRO) Teken Perjanjian Jasa Pertambangan USD265 Juta

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 278 2485174 petrosea-ptro-teken-perjanjian-jasa-pertambangan-usd265-juta-7qt9GN8hJD.jpg Petrosea Teken Kerjasama Pertambangan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Petrosea Tbk (PTRO) membukukan pendapatan sebesar USD193,30 juta sepanjang semester I-2021. Pendapatan tersebut naik 9,88% dibanding realisasi pendapatan semester pertama tahun lalu yang sebesar USD175,90 juta.

Sementara itu, untuk meningkatkan kinerja perseroan, PTRO melalui anak usahanya, PT Karya Bhumi Lestari (KBL) menandatangani perjanjian jasa pertambangan dan rental peralatan dengan PT Hardaya Mining Energy dan PT Central Cipta Murdaya.

Baca Juga: Petrosea Teken Kontrak Layanan Jasa Logistik

Head of Corporate Secretary & Investor Relations PTRO Anto Broto mengatakan, di dalam perjanjian jasa pertambangan di area tambang yang berlokasi di Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ini, Petrosea adalah sebagai pihak yang melakukan manajemen proyek dan KBL sebagai kontraktor.

"Nilai kontrak sebesar USD265 juta untuk jangka waktu empat tahun," ujar Anto Broto, dalam keterangannya, Selasa (12/10/2021). 

Baca Juga: Naik 15,81%, Petrosea Kantongi Laba Rp288,12 Miliar

Sebagai informasi, Karya Bhumi Lestari adalah anak perusahaan yang dimiliki seratus persen oleh Petrosea, yang fokus untuk mendukung Perusahaan di sektor pertambangan dan konstruksi, khususnya pengadaan alat berat, yang selalu mengedepankan operational excellence dan service excellence.

Sedangkan Petrosea adalah perusahaan multi-disiplin yang bergerak di bidang kontrak pertambangan, rekayasa, pengadaan dan konstruksi serta jasa minyak dan gas bumi, dengan jejak langkah di Indonesia selama lebih dari 49 tahun.

"Keunggulan kami adalah pada kemampuan untuk menyediakan jasa pertambangan terpadu pit-to-port, kemampuan rekayasa & konstruksi yang terintegrasi serta jasa logistik, dengan selalu berkomitmen penuh terhadap penerapan keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan, manajemen mutu dan integritas bisnis," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini