10 Franchise Kopi yang Lagi Hits

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 455 2484976 10-franchise-kopi-yang-lagi-hits-k0dpB4JoCm.jpg Franchise Kopi yang Lagi Hits. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Franchise kopi yang lagi hits terus terus bertambah pemainnya. Peminat kopi pun seolah tidak ada habisnya.

Bisnis kopi-kopi kekinian pun menarik karena harga terjangkau ramah di kantong. Sementara secara rasa juga disukai pembeli.

Beragam merek kopi kekinian bertebaran di setiap sudut kota. Pangsa pasarnya siapa lagi kalau bukan anak-anak muda yang setia mengikuti tren makanan dan minuman.

Baca Juga: 9 Franchise Minuman Kekinian, Modal dari Rp4,5 Juta hingga Rp200 Juta

Ditambah lagi dengan adanya layanan ojek online, konsumen gampang tinggal pesan via Go-Food atau Grab Food, bayar, kopi siap meluncur datang. Lalu bagi yang ingin kumpul-kumpul, bisa datang ke kedai kopi susu kekinian yang juga didesain estetis agar cantik saat difoto.

Karena itu bisnis kopi kekinian memiliki peluang yang sangat menjanjikan. Anda dapat mendapatkan keuntungan besar dari bisnis kedai kopi. Apalagi bila memilih sistem waralaba berarti tidak perlu lagi melakukan branding dari nol. Sehingga berbagai rencana bisnis sudah bisa langsung dieksekusi.

Berikut daftar franchise kopi terlaris, dari berbagai sumber, Selasa (12/10/2021):

1. Cetroo Coffee

Waralaba kopi cetroo coffee sudah tersebar di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bekasi, Denpasar, dan Balikpapan. Brand ini menawarkan kopi susu, kopi boba, dan kopi brown sugar yang dikemas secara modern.

Target pasar Cetroo Coffee adalah anak muda usia belasan hingga 30-an tahun. Modal yang dibutuhkan juga bisa dikatakan relatif lebih murah dibandingkan dengan franchise minuman kopi populer lainnya.

Baca Juga: 10 Bisnis Minuman Kekinian

Ada tiga paket kemitraan usaha yang mereka tawarkan. Pertama, paket senilai Rp169 juta, yang sepenuhnya pengelolaan gerai kopi bakal Cetroo Coffee lakukan. Kedua, paket kemitraan usaha biasa dengan nilai Rp 69 juta dan yang termahal Rp149 juta.

2. Kopi Janji Jiwa

Kedai kopi kekinian Janji Jiwa sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan menjadi kedai kopi yang pertumbuhannya paling cepat. Tak hanya minuman, Janji Jiwa juga menawarkan menu roti panggang. Namun menu ini belum tersedia di semua outlet.

Berdasarkan dokumen proposal franchise Janji Jiwa, untuk menjadi franchisee, Anda perlu menyiapkan modal awal yang mencapai Rp115 juta.

Ini karena Janji Jiwa memiliki kualifikasi khusus untuk pendirian booth. Estimasi konstruksi booth standar dengan desain oleh Janji Jiwa diperkirakan akan memakan dana sebesar Rp30 juta.

3. Kopi Kulo

Kedai kopi kulo ada yang berkonsep restoran, kafe, dan ada juga yang konsepnya seperti kios. Hal yang mendasari perbedaan ini adalah jumlah modal. Kios membutuhkan modal paling sedikit di antara 3 jenis konsep tersebut.

Untuk membuka bisnis waralaba kopi Kulo, harga franchisenya sekitar Rp155 juta. Harga tersebut meliputi peralatan dan stok awal, franchise fee, booth design, renovasi booth, dan iklan di sosial media.

4. Kopi Yor

Sedikit berbeda, Kopi Yor mengombinasikan kopi dengan kelapa kopyor. Kopi Yor mampu menarik minat masyarakat karena menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan pesaingnya. Tak hanya harga produk yang lebih murah, modal untuk waralaba kopi kekinian ini juga lebih murah. Anda cukup menyiapkan untuk investasi awal sebesar Rp75 juta.

Selain mendapatkan keuntungan dari proses penjualan, dengan modal tersebut mitra juga bisa mendapatkan keuntungan lainnya seperti lisensi brand Kopi Yor selama 3 tahun, manual machine coffee, peralatan produksi sudah siap jual, serta bahan baku free senilai 300 cup.

5. Haus!

Haus! tak hanya menawarkan produk kopi kekinian tapi juga ada produk lain seperti thai tea, cheese tea, dan minuman yakult dengan berbagai macam rasa. Daya tarik haus adalah harganya yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 15.000.

Anda perlu menyiapkan dana setidaknya Rp200 juta untuk mulai investasi paket waralaba di Haus! Nilai ini sudah naik dibanding saat awal karena dia menawarkan investasi sebesar Rp120 juta. Setelah berkembang hingga puluhan gerai dia kemudian mereka menaikkan syarat investasinya.

6. Coffee Toffee

Bisnis franchise kopi selanjutnya adalah Coffee toffee yang mengusung konsep kedai kopi modern. Tak hanya menyajikan kopi, kedai ini juga menyajikan aneka makanan seperti pasta dan toast. Visi pendiri coffee toffee adalah memperkenalkan kopi Indonesia pada dunia. Jika Anda memiliki visi yang sama, cobalah untuk berinvestasi pada Coffee Toffee.

Dengan Rp150 juta, Anda bisa memiliki satu gerai coffee shop, untuk 5 tahun. Adapun mitra atau franchise harus menyetor deposit sebesar Rp50 juta.

7. Co.Choc

Co.choc merupakan brand minuman kekinian yang lebih banyak mengombinasikan cokelat dalam menu yang disajikan. Ada juga pilihan menu boba, mengikuti tren minuman yang sedang berkembang belakangan ini. Modal yang diperlukan untuk memulai usaha waralaba Co.Choc adalah mulai dari Rp95 juta. Nilai tersebut sudah termasuk fee kemitraan Rp50 juta, equipment Rp10 juta dan estimasi pembangunan booth Rp30 juta. Belum termasuk biaya sewa lahan.

Sedangkan harga minumannya di kisaran Rp8 ribu hingga Rp20 ribu

8. Segede Gaban

Sesuai dengan namanya, Segede Gaban mengusung konsep serba besar untuk makanan dan minuman yang disajikan. Konsep ini menarik karena belum banyak brand yang berani menghadirkan konsep sejenis. Salah satu produk yang populer dari Segede Gaban yaitu Brown Sugar Coffe dalam kemasan 2,2 liter.

Jika ingin berbisnis franchise kopi Segede Gaban sebaiknya menyiapkan uang investasi sebesar Rp110.000.000.

Ini memang terdengar besar. Karena gerainya bukan hanya menyediakan minuman ringan namun juga menyediakan menu makanan dengan porsi yang lebih besar.

9. BHUMI Coffee

Brand kopi kekinian yang satu ini menyediakan pilihan dua jenis kedai, yaitu Bhumi Coffe dan Bhumi Express. Bhumi Coffee memiliki konsep kafe yang memungkinkan pengunjungnya menikmati kopi secara dine in. Sedangkan Kopi Express hanya menyediakan pilihan take away. Bhumi Coffee membuka peluang untuk waralaba dengan nilai investasi minimal Rp85 Juta.

10. Foresthree Coffee

Foresthree coffee mengedepankan produk yang berasal dari bahan segar. Ada pun produk yang menjadi andalan brand yang satu ini antara lain kopi dan teh yang dikombinasikan dengan buah. Target pasar Foresthree Coffee adalah remaja dan anak muda usia belasan hingga 30-an. Oleh sebab itu, tempat paling ideal untuk membuka kedai Foresthree adalah di sekitar kampus atau kawasan perkantoran. Untuk dana investasi yang dibutuhkan sekitar Rp115.000.000.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini